SAMPANG, RadarMadura.id – Realisasi retribusi parkir tahun ini diprediksi tidak capai target.
Pasalnya, sampai triwulan keempat capaian masih di bawah 50 persen.
Meski begitu, target retribusi untuk tahun depan tidak diturunkan.
Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Hery Budiyanto menyampaikan, target retribusi parkir tahun depan tidak diturunkan.
Target yang ditetapkan sama seperti tahun ini. Yakni, sebesar Rp 3,5 miliar untuk parkir tepi jalan umum.
Dia menjelaskan, target retribusi parkir tidak diturunkan karena potensinya cukup besar.
Tahun ini tidak tercapai karena sistem penarikan retribusi tidak maksimal.
Pihaknya curiga juru parkir tidak menyetor secara utuh hasil penarikan retribusi.
Meski begitu, kecurigaan itu sulit dideteksi karena pendataan sesuai jika mengacu pada jumlah karcis yang dikeluarkan.
Untuk mengantisipasi kebocoran, tahun depan pemerintah memilih menggunakan sistem parkir berlangganan lagi.
”Target tahun depan masih sama seperti tahun ini. Tetapi, tahun depan sudah menerapkan sistem parkir berlangganan,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni sudah mengetahui minimnya perolehan retribusi parkir saat pembahasan APBD 2025 bersama eksekutif.
Dia menilai, retribusi parkir lebih efektif apabila kembali menerapkan parkir berlangganan.
Capaian retribusi parkir tahun ini harus menjadi evaluasi bagi dishub. Dia meminta capaian retribusi pakir tahun depan lebih maksimal.
”Sebenarnya ada fungsi yang kurang berjalan maksimal sehingga capaian tahun ini kecil. Tahun depan penerapan parkir berlangganan harus maksimal,” pintanya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti