SAMPANG, RadarMadura.id – Kajian rute untuk layanan bus Transportasi Jawa Timur (Trans Jatim) di Kabupaten Sampang masih sebatas rencana.
Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang belum menentukan rute prioritas yang akan menjadi sasaran kajian.
Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan Sampang Hery Budiyanto menyampaikan, semua jalur di wilayah Kota Bahari menjadi opsi sasaran kajian. Rencana kajian akan dilaksanakan tahun depan.
Pihaknya tidak hanya memprioritaskan satu jalur, baik wilayah selatan, utara, dan tengah, seperti rute mobil angkutan umum.
Pihaknya akan memprioritaskan salah satu rute setelah hasil kajian dikantongi pemerintah.
Khususnya, rute yang lebih berpotensi untuk digunakan sebagai rute bus Trans Jatim.
Dalam kajian itu, kata dia, pemerintah perlu mengetahui jumlah penduduk sepanjang rute yang akan dilalui bus Trans Jatim.
Sehingga, dapat diperhitungkan minat masyarakat menggunakan layanan transportasi umum tersebut.
Selain itu, mengetahui jarak tempuh hingga kondisi jalan dari rute yang direncanakan.
”Tidak ada rute prioritas yang nanti menjadi sasaran kajian. Kami akan prioritaskan kalau nanti diketahui memiliki potensi yang lebih besar untuk ditetapkan sebagi jalur bus Trans Jatim,” jelasnya.
Ketua PC PMII Sampang Moh. Nuruddin menyampaikan, kajian untuk menentukan rute layanan transportasi tentu penting dilakukan.
Agar, program yang disiapkan oleh pemerintah nanti bisa tepat dan efektif. Selain itu, program yang dilaksanakan tidak terkesan asal terealisasi.
Menurutnya, pemerintah harus serius mengawal rencana ini dari awal.
Artinya, dari proses pengkajian yang dilaksanakan harus berdasar pada kondisi lapangan.
”Kajian itu harus benar-benar cermat karena hasilnya akan berimbas pada pelaksanaannya nanti,” jelasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti