SAMPANG, RadarMadura.id – Sumur bor milik H Sudi, warga Desa Batoporo Timur, Kecamatan Kedungdung, menggegerkan warga.
Sebab, sumur itu diduga mengandung solar. Merespons hal itu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim akan mendatangi sumur yang menggemparkan warga tersebut.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang Abdi Barri Salam mengatakan, pihaknya sudah menerima kabar sumur bor yang diduga bercampur solar itu.
Institusinya juga sudah melaporkan hal tersebut pada Dinas ESDM Jatim.
”Kami menerima laporan sejak dua minggu lalu. Sudah kami sampaikan ke Dinas ESDM Jatim,” ujarnya.
Dijelaskan, Dinas ESDM Jatim bersama Badan Geologi Bandung akan mengunjungi dua lokasi di Sampang besok (hari ini).
Yakni, lokasi ledakan sumur bor di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang.
”Kemudian, berlanjut ke lokasi kedua sumur bor yang diduga mengandung solar di Desa Batoporo Timur, Kecamatan Kedungdung,” terangnya.
Dijelaskan, Dinas ESDM Jatim bersama Badan Geologi bakal mendatangi lokasi. Nantinya, dinas terkait akan memberikan saran kepada masyarakat.
”Dinas ESDM Jatim bersama Badan Geologi akan melakukan pemetaan daerah potensi minyak dan gas (migas). Sebab, kejadian seperti ini berturut-turut. Mulai di Sumenep, Pamekasan, dan Sampang,” katanya.
Dalam waktu dekat institusinya juga akan akan melakukan sosialisasi ke empat pemkab di Madura terkait tata cara perizinan pengeboran sumur.
Baca Juga: Sumur Bor di Omben, Sampang, Meledak sebelum Menyembur, Dinas ESDM Provinsi Jatim Turun ke Lokasi
”Ke depan, masyarakat yang hendak melakukan pengeboran sumur (baik untuk komersial maupun konsumsi pribadi) mengajukan izin pada Dinas ESDM Jatim,” ujarnya.
Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto mengungkapkan, pembuatan sumur tersebut informasinya menghabiskan waktu sekitar dua bulan.
”Informasinya, dinas ESDM bakal mendatangi lokasi. Saat ini sumur tersebut sudah dipasangi police line. Tujuannya, melindungi masyarakat yang ada di sekitar lokasi,” tandasnya. (bai/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti