SAMPANG, RadarMadura.id — Kecintaan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Maktab Nubdzatul Bayan (Maktuba) Mambaul Ulum Bira Timur, Sokobanah, Sampang, terhadap tanah air makin kokoh.
Itu terlihat dari antusiasme santri dan pengurus saat upacara peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman ponpes, Sabtu (17/8).
Ketua Umum Ponpes Maktuba Moh. Bahri Bagir mengatakan, santri sangat antusias mengikuti pelaksanaan upacara kemerdekaan. Masyarakat pesantren sangat khidmat mengikuti jalannya upacara.
Pihaknya rutin melaksanakan upacara kemerdekaan. Tujuannya, menanamkan rasa cinta tanah air kepada santri. Termasuk mengingat perjuangan para pahlawan.
Bahkan, hampir 90 persen dari pahlawan perjuangan kemerdekaan terdiri dari kalangan ulama, para habaib, serta para santri.
"Kami mengenalkan kepada semua santri bahwa sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari jasa para ulama, habaib, dan santri," ujarnya.
Bahri mengungkapkan, pesantren tidak hanya menanamkan ilmu agama dan pengetahuan. Tetapi, juga menyiapkan santri menjadi pejuang agama dan pembela kedaulatan negara.
Menurutnya, itu bisa menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sebab, nilai-nilai yang diajarkan dalam Pancasila sebagai dasar negara tidak bertentangan dengan agama.
"Jika di kemudian hari ada aturan yang keluar dari nilai-nilai agama, maka harus kita lawan. Sebab, nilai-nilai Pancasila murni tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama (Islam). Semoga penyimpangan itu tidak akan terjadi" imbuhnya. (c5/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti