SAMPANG, RadarMadura.id – Puskesmas Camplong, Sampang, memiliki anggaran belanja langganan daya dan jasa. Setiap tahun anggarannya mencapai ratusan juta.
Kepala Puskesmas Camplong Siti Hurin Ain mengatakan, institusinya memang setiap tahun mendapatkan anggaran tersebut.
Nantinya anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja air, belanja listrik puskesmas, pustu, dan polindes milik pemerintah daerah (pemda).
”Kami setiap tahun rutin mendapatkan anggaran itu,” ujarnya.
Menurutnya, pengeluaran yang paling besar untuk belanja langganan tagihan listrik.
”Sebulan untuk tagihan listrik itu mencapai Rp 10 juta,” terangnya.
Hurin memaparkan, tahun ini anggaran yang diberikan pada institusinya tetap sama seperti tahun sebelumnya.
Sebab, anggarannya akan lebih banyak saat ada penambahan daya seperti AC dan sebagainya. Sehingga, menyebabkan tagihan listrik semakin meningkat.
”Jadi memerlukan tambahan. Untuk sementara ini belum ada penambahan AC dan yang lainnya di puskesmas kami,” paparnya.
Menurutnya, anggaran belanja tersebut sampai triwulan pertama di tahun ini belum jelas. Terlebih, dirinya baru menjabat di puskesmas tersebut sejak bulan lalu (Februari).
”Intinya, dalam setahun kami diberikan anggaran sebesar Rp 222.375.000,” terangnya.
Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni minta instansi terkait dapat memaksimalkan anggaran yang ada.
Juga, pandai dalam mengelola listrik yang ada di puskesmas maupun pustu ataupun polindes. ”Agar tidak sampai terjadi pembengkakan,” pungkasnya. (bai/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti