SAMPANG, RadarMadura.id – Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2024.
Operasi Ketupat yang rutin digelar tahunan tersebut bakal digelar selama 13 hari.
Kasihumas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, Operasi Ketupat bakal dilaksanakan mulai 4–16 April.
Namun, institusinya belum menentukan jumlah personel yang akan dikerahkan. ”Kami masih menunggu hasil rapat pimpinan (Kapolres) dengan Polda Jatim pada Rabu (27/3),” katanya.
Pama dengan pangkat satu balok emas di pundaknya itu menerangkan, untuk sementara institusinya hanya menentukan jumlah pospam.
Rencananya, dalam Operasi Ketupat tahun ini, institusinya akan menambah jumlah pospam.
”Jika pada 2023 hanya mendirikan tiga pospam. tahun ini kami akan menambah satu pospam lagi,” terangnya.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan, jumlah pospam pada Operasi Ketupat tahun ini sebanyak empat pospam.
Rencananya, pospam itu akan didirikan di Kecamatan Jrengik, Kota Sampang, Camplong, dan Sokobanah.
”Mengenai jumlah personel, menunggu hasil rapat. Yang jelas, kisarannya ratusan personel,” jelasnya.
Dedy menerangkan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, institusinya selalu melibatkan institusi lain. Di antaranya, TNI, dishub, satpol PP, BPBD, medis, dan bagian Pramuka.
”Operasi Ketupat memang rutin dilaksanakan setiap tahun. Salah satu tujuannya, mengamankan arus mudik dan arus balik,” ujarnya.
Dia berharap, Operasi Ketupat dapat mempermudah masyarakat, khususnya yang akan mudik atau balik.
Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan segalanya.
”Pastikan rumah yang akan ditinggalkan dalam kondisi benar-benar aman,” pungkasnya. (bai/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia