Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemprov Perluas Layanan Bus Trans Jatim, Layani Transportasi Lamongan dan Bangkalan

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 10 Januari 2024 | 22:06 WIB
KOMPAK: Kepala Dishub Jatim Nyono mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meluncurkan bus Trans Jatim. (PEMPROV JATIM UNTUK JPRM)
KOMPAK: Kepala Dishub Jatim Nyono mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meluncurkan bus Trans Jatim. (PEMPROV JATIM UNTUK JPRM)

SURABAYA, RadarMadura.id – Layanan bus Trans Jatim diperluas. Sejumlah koridor tambahan segera direalisasikan untuk memperluas layanan angkutan umum yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, tambahan rute koridor bus Trans Jatim adalah koridor IV dengan rute Terminal Bunder ke Terminal Paciran Lamongan dengan operasional 20 armada. Juga koridor V melayani rute Surabaya–Bangkalan dengan operasional 20 armada bus.

Rute Gresik–Lamongan merupakan wilayah yang dianggap penting karena area industri. Sehingga, memudahkan tenaga kerja menggunakan sarana angkutan yang memadai. Sementara rute Surabaya–Bangkalan diprioritaskan karena akan membantu masyarakat untuk lebih menjangkau pusat ekonomi dan pemerintahan di Surabaya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jatim merealisasikan bus Trans Jatim di tiga koridor. Masing-masing koridor I meliputi Sidoarjo–Surabaya–Gresik yang diresmikan Gubernur Khofifah pada 19 Agustus 2022. Koridor II meliputi Mojokerto–Sidoarjo diresmikan Gubernur Khofifah pada 20 Agustus 2023. Sedangkan koridor III meliputi Mojokerto–Gresik diresmikan pada 18 Oktober 2023.

”Jumlah bus di koridor pertama sampai ketiga total 70 armada. Yakni, koridor I sebanyak 30 armada sedangkan koridor 2 dan 3 masing-masing 20 armada bus,” ujarnya.

Kepala Dishub Jatim Nyono mengungkapkan, Trans Jatim pada 2023 sudah ada tiga koridor. Koridor I memindahkan atau pola shifting masyarakat yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi (R2/R4) beralih menggunakan Trans Jatim dengan load factor 115 persen pada 2023. Rata-rata penumpang per hari di Koridor I sebanyak 4.500–5.000 orang.

Pemprov Jawa Timur menambah 10 armada bus di koridor pertama yang diresmikan pada 14 April 2023. Sehingga, total terdapat 30 armada bus untuk koridor I. Trans Jatim menghubungkan wilayah yang sebelumnya tidak ada layanan angkutan umum. Terutama rute yang dilalui Trans Jatim Koridor III.

”Kehadiran Trans Jatim memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualannya, mengingat bus Trans Jatim berhenti di dalam terminal, serta meningkatkan PAD di Jawa Timur melalui pendapatan tiket ataupun nontiket (advertising),” imbuhnya.

Trans Jatim sudah dapat menerima semua jenis pembayaran cashless atau nontunai dari berbagai platform keuangan digital. Trans Jatim juga meluncurkan kartu pembayaran, yaitu Kartu Karisma. Dalam bus Trans Jatim dilengkapi dengan fitur-fitur elektronifikasi canggih yang menunjang keselamatan berupa Camera AI, CCTV, driver performance.

Gubernur Khofifah memastikan Trans Jatim selalu berinovasi menjadi lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dengan selalu mengikuti perkembangan transportasi yang modern dan berbasis digital. Dishub Jatim akan mengolaborasikan Trans Jatim dengan Suroboyo Bus. Skemanya, mengintegrasikan tiket dengan Suroboyo Bus melalui tiket terusan yang lebih ekonomis.

”Saya optimistis kolaborasi akan semakin menarik dan antusiasme masyarakat yang semula menggunakan angkutan pribadi akan beralih ke angkutan umum,” pungkasnya. (*/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pemerintah provinsi #70 armada #Antusiasme #suroboyo bus #dishub jatim #Khofifah Indah Parawansa #cashless #rute Gresik #bus Trans Jatim