Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Hasil Reakreditasi Puskesmas di Sampang Tak Bisa Diprediksi, Bergantung Penilaian Surveyor

Fatmasari Margaretta • Minggu, 7 Januari 2024 | 01:49 WIB

 

CERAH: Keluarga pasien berada di depan Puskesmas Kedungdung, Rabu (3/1). (ANIS BILLAH/JPRM)
CERAH: Keluarga pasien berada di depan Puskesmas Kedungdung, Rabu (3/1). (ANIS BILLAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Sebanyak 22 puskesmas di Kabupaten Sampang yang menjalani akreditasi harap-harap cemas. Sebab, hasil penilaiannya belum diketahui dan tidak bisa diprediksi. Sementara hasil akreditasi yang keluar baru satu puskesmas.

Kabid Yankes Dinkes dan KB Sampang Nurul Sarifah menyampaikan, ada tiga kategori dalam penilaian akreditasi puskesmas. Yakni, madya, utama, dan paripurna. Rata-rata puskesmas di Sampang terakreditasi madya dan utama.

Baca Juga: Ratusan Posyandu Belum Bertsatus Mandiri, Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Deteksi Dini Kesehatan Ibu dan Anak

Dari 22 puskesmas di Sampang, 21 di antaranya menjalani reakreditasi di 2023. Juga satu puskesmas baru diakreditasi. Pihaknya tidak bisa memprediksi hasil penilaian reakreditasi tiap puskesmas.

Sebab, hasilnya tidak mesti berjenjang dari madya, utama, lalu paripurna. Akreditasi puskesmas madya bisa langsung naik ke paripurna tanpa melewati utama. ”Itu bergantung hasil penilaian dari surveyor. Bisa saja dari madya langsung ke paripurna,” tuturnya.

Begitu juga sebaliknya, akreditasi puskesmas bisa turun setelah dilakukan reakreditasi. Misalnya, dari akreditasi utama turun ke madya. Itu bisa terjadi jika poin penilaian reakreditasi tidak terpenuhi.

Baca Juga: Polda Jatim Targetkan Tuntas Sepekan ke Depan dalam Pengusutan Kasus Penembakan Muarah

”Kondisinya kan beda sekarang dengan dulu. Jadi, bisa saja hasilnya turun dari akreditasi sebelumnya,” ungkapnya.

Nurul menyampaikan, saat proses reakreditasi dilakukan, ada beberapa evaluasi yang disampaikan surveyor. Evaluasi di setiap puskesmas berbeda-beda. Misalnya, masalah perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) serta sumber daya manusia (SDM) beserta kompetensinya.

Selain itu, ada beberapa rekomendasi lain yang harus ditindaklanjuti puskesmas. Di antaranya, diminta selalu mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan agar mutu terus diperbaiki. ”Kalau masalah dokumen bisa langsung diperbaiki,” tukasnya. (bil/jup)

Editor : Fatmasari Margaretta
#berita sampang #akreditasi #sarpras #sampang #Madya dan Pratama #puskesmas #Surveyor #reakreditasi #utama