SAMPANG, RadarMadura.id – Pengusutan kasus penembakan Muarah, warga Desa/Kecamatan Banyuates, Sampang, pada Jumat (22/12/2023) terus bergulir.
Ditreskrimum Polda Jatim menduga ada keterlibatan orang lain dalam kasus yang menghebohkan publik tersebut.
Meski sudah menetapkan tiga tersangka, polisi masih berada di lapangan melakukan pengejaran.
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan, penanganan kasus penembakan Muarah terus berlanjut.
Ditreskrimum Polda Jatim sedang bekerja untuk mengungkap tuntas kasus tersebut.
”Tim (Ditreskrimum Polda Jatim) masih di lapangan untuk mengejar terduga pelaku lainnya. Mohon doanya,” tuturnya.
Menurut dia, institusinya belum bisa memastikan jumlah terduga pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
Dia meminta publik untuk bersabar karena anggota sedang bekerja di lapangan. Dia juga meminta dukungan masyarakat sekaligus doa agar kasus tersebut lekas terungkap.
”Polda Jatim menargetkan pengungkapan kasus ini selesai dalam sepekan ke depan,” tegasnya.
Dijelaskan, pihaknya terus menggali keterangan para pihak yang ditengarai mengetahui kasus tersebut. Total saksi yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik sekitar 23 orang.
”Banyak saksi yang sudah dimintai keterangan. Termasuk warga yang ada di tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap alumnus Akpol 1996 tersebut.
Saat ditanya kebenaran informasi terbaru bahwa Ditreskrimum Polda Jatim telah mengamankan dua orang, Dirmanto enggan menanggapinya.
”Kami minta dukungan masyarakat agar kasus penembakan ini bisa tuntas. Bukti-bukti seperti CCTV masih didalami. Semoga dalam waktu dekat bisa segera terungkap semuanya,” ulasnya. (bil/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia