SAMPANG, RadarMadura.id – Kasus penemuan mayat di perairan Pulau Mandangin pada Kamis (4/1) lalu menggegerkan masyarakat. Saat ini jenazah sudah berada di RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.
Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), petugas medis kesulitan untuk mengidentifikasi mayat tersebut. Alasannya, beberapa bagian anggota tubuh sudah hancur.
”Misalnya, untuk sidik jari sudah tidak bisa diidentifikasi. Sebab, mayat sudah mengambang beberapa hari yang lalu sebelum ditemukan,” ucap Humas RSMZ Sampang Abd. Waris.
Meski begitu, Waris memastikan bahwa mayat yang ditemukan di perairan Pulau Mandangin itu berjenis kelamin laki-laki.
Untuk menentukan langkah selanjutnya, pihak rumah sakit menunggu keputusan dari Satreskrim Polres Sampang.
Sebelumnya, Satpolairud Polres Sampang menerima laporan dari Security Guard Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) Sampang pada Kamis (4/1).
Dalam laporannya, disampaikan bahwa menemukan mayat. Polisi tiba di titik penemuan mayat sekitar pukul 15.00.
Polisi sempat kesulitan mengevakuasi mayat. Saat ditemukan, mayat sudah mengambang dengan posisi tengkurap dan telanjang.
Polisi lalu mengangkat tubuh yang sudah membengkak dan hancur itu dengan hati-hati.
Saat ini, kasus penemuan mayat itu sudah ditangani oleh Polres Sampang.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan satpolairud jajaran di Madura guna memudahkan proses identifikasi mayat. Juga, untuk mempermudah pelacakan tempat tinggal sang mayat. (afg/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia