SAMPANG, RadarMadura.id – Wisata Gua Lebar di Desa Rongtengah tak terurus. Sudah dua tahun destinasi yang terletak di ketinggian 50 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu ditutup.
Pemicunya, destinasi wisata tersebut sempat mengalami longsor. Demi menjaga keamanan pengunjung, pemerintah memutuskan untuk menutup gua tersebut secara permanen.
”Kami tidak merekomendasikan wisata itu dikunjungi. Sebab, khawatir terjadi kecelakaan. Struktur tanah di lokasi itu tidak bagus,” ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilem.
Dia menegaskan, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Disporabudpar Sampang juga telah mencari solusi untuk menambah anggaran perawatan. Namun, APBD tidak mampu meng-cover kebutuhan tersebut.
”Daripada uang itu dibuang untuk memperbaiki destinasi wisata, tapi hasilnya tidak maksimal, lebih baik tidak dilakukan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) Vicky Faisal menilai, langkah yang diambil pemerintah daerah untuk menutup Wisata Gua Lebar sudah tepat. Secara kajian, lokasi tersebut tidak memenuhi tujuh karakter sapta pesona.
”Terutama dari segi keamanan. Bebatuan di wisata tersebut mudah rapuh sehingga bisa membahayakan pengunjung,” tukasnya. (afg/pen)
Editor : Ina Herdiyana