Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Los Pasar Torjun, Sampang Selesai Empat Bulan

Berta Shang • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 16:18 WIB
DIBONGKAR: Pedagang mengangkut barang dagangan di sekitar los Pasar Torjun yang akan dibangun Jumat (4/8). (ANIS BILLAH/JPRM)
DIBONGKAR: Pedagang mengangkut barang dagangan di sekitar los Pasar Torjun yang akan dibangun Jumat (4/8). (ANIS BILLAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Los pedagang Pasar Torjun digusur. Pemkab bakal membangun kembali lapak tersebut pada tahun ini. Saat ini proyek senilai Rp 2,8 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tersebut sedang dikerjakan.

Kabid Pengelolaan Pasar Diskopindag Sampang M. Rosul mengatakan, sumber anggaran untuk pembangunan Pasar Torjun dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Anggaran itu dimanfaatkan untuk sejumlah item pekerjaan.

”Di antaranya, dialokasikan untuk pembangunan los dan hamparan serta membangun pos keamanan. Selain itu, pembangunan toilet umum, pengadaanalat pemadam api ringan (APAR), dan membangun saluran pembuangan air. Dibangun lagi dan bukan direhab. Sebab, bangunannya sudah tidak layak,” ujarnya.

Menurut Rosul, proyek senilai miliaran tersebut dikerjakan Anagata Mulya dengan harga penawaran Rp 2.754.049.996. Dalam kontrak, proyek tersebut harus selesai dalam waktu empat bulan sejak surat perintah mulai kerja (SPMK) terbit. ”SPMK terbit 25 Juli lalu. Sekarang proses pekerjaan pembongkaran bangunan yang lama,” tuturnya.

Dijelaskan, jumlah pedagang yang terdampak dari pembangunan los Pasar Torjun tersebut diperkirakan mencapai 64 orang. Nantinya puluhan pedagang tersebut tetap akan mendapatkan los baru. ”Tetap pedagang lama yang akan menempati. Kalau tidak salah sekitar 60 hingga 64 pedagang,” ungkapnya.

Halim, salah seorang pedagang Pasar Torjun mengatakan, karena proyek pembangunan los Pasar Torjun sudah dimulai, maka harus mencari tempat baru. Sebab, pengelola pasar tidak menyediakan tempat berjualan untuk sementara. ”Pedagang yang lain juga menyebar, cari tempat sendiri setelah bangunan dibongkar,” ulasnya. (bil/yan)

Editor : Berta SL Danafia
#pasar #sampang #Diskopindag #pedagang #torjun #kemendag