Honda Brio B 2795 FFV itu melaju dari arah Pamekasan menuju Bekasi. Sesampainya di Jalan Raya Plakaran, Kecamatan Jrengik, Sampang, kendaraan tersebut oleng ke kiri. Sopir tak bisa mengendalikan kendaraan. Akibatnya, kendaraan melewati bahu jalan dan terjun ke sawah.
Kendaraan roda empat itu berisikan enam penumpang. Selain Sayuri, ada Yuni (istri Sayuri), 30; serta dua buah hati mereka M. Rasyid, 10, dan Inayah, 3. Selain itu, pasutri Alex Murdiman, 29, dan Nur Azizah, 28. Kecelakan terjadi saat mereka perjalanan pulang setelah silaturahmi di Pamekasan.
Tidak ada korban dari kecelakaan tunggal sekitar pukul 04.30 tersebut. Hanya Alex Murdiman luka lecet di dahi kanan dan sudah mendapatkan perawatan medis. ”Kendaraan kami evakuasi sekitar pukul 09.30 dan sudah diamankan di Satlantas Polres Sampang,” jelas Kanitlaka Satlantas Polres Sampang Ipda Dody Darmawan.
Setengah jam kemudian kecelakaan terjadi di Jalan Raya Camplong, Kecamatan Camplong. Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pukul 05.00 itu melibatkan mobil boks dan truk.
Dian Firmansyah, 24, pengemudi truk boks melintas dari arah barat ke timur. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) dia mengantuk. Kendaraan yang disopiri warga Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, itu melaju terlalu ke kanan. Sementara dari arah berlawanan ada truk M 8614 CZ yang dikemudikan Moh. Musa, 56, warga Jalan Trunojoyo, Pamekasan.
”Karena tidak cukup ruang untuk menghindar, terjadilah kecelakaan antara dua kendaraan itu,” ungkap Dody.
Benturan dua kendaraan itu cukup keras dan mengakibatkan truk boks yang bermuatan pasta gigi, sabun, popok, dan lain-lain itu terguling. Sementara truk yang dikemudikan Musa rusak di bagian depan. Musa mengalami luka serius dan harus dilarikan ke puskesmas.
Tidak ada korban jiwa. Dian Firmansyah hanya luka lecet. Sedangkan Moh. Iqbal, 26, warga Desa/Kecamatan Wiyung, Surabaya, yang semobil dengan Firmansyah tidak terluka. (za/luq) Editor : Abdul Basri