SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Truk pasir dari Lumajang terguling di Sampang kemarin (27/1). Penyebabnya, ban kanan turun dari aspal saat mendahului truk mogok. Akibatnya, kendaraan itu rusak dan menimpa bangunan toko.
Sekitar pukul 08.00 di ruas jalan provinsi Desa Pangilen, Kecamatan Sampang, terdapat mobil truk G 1437 SF mogok. Pemicunya, as roda mobil yang disopiri Parman tersebut patah. Posisinya memakan badan jalan hingga menyulitkan kendaraan lain untuk melintas.
Satu jam kemudian, dari arah selatan ke utara melaju truk fuso B 9717 TIS yang dikendarai Pardi. Warga Dusun Klagen, Desa Talok, Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto, itu memaksa menyalip. Dikarenakan jalan sempit, sehingga kendaraan melaju agak ke kanan.
Akan tetapi, upaya tersebut tidak berhasil. Sebab, ban truk pengangkut pasir tersebut turun dari aspal. Lalu terguling ke kanan hingga mengenai bangunan toko warga.
Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal melalui Kanit Lakalantas Ipda eko Puji Waluyo mengatakan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi, terdapat kerugian material yang cukup besar. Sebab, truk rusak di bagian depan dan samping kanan bodi. Kendaraan tersebut juga terguling ke bangunan toko milik Slaman, warga setempat.
”Bagian depan toko rusak. Untungnya toko milik Bapak Slaman tersebut tidak ditempati. Hanya kerugian material saja sekitar dua puluh juta rupiah,” katanya.
Laka lantas tersebut membuat ruas jalan di wilayah tersebut macet. Pengendara lain, baik dari arah utara maupun selatan terpaksa harus putar balik atau melewati jalan alternatif yang lumayan jauh. Sebelum truk itu berhasil dievakuasi, jalan itu hanya bisa dilakukan kendaraan roda dua. ”Makanya macet,” ucap Eko.
Proses evakuasi memakan waktu lama. Sebab, pasir yang dimuat oleh dump truck fuso lumayan banyak. Pekerja mengosongkan terlebih dahulu pasir di dalam truk. ”Kita kosongkan dulu pasirnya, baru kita evakuasi,” tuturnya.
Pasir itu diangkut dari Lumajang ke PT Sejahtera Jaya Alim Mix di Pangilen. Lokasinya, sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian truk guling. (iqb)
Editor : Abdul Basri