SAMPANG – Tri Wahyudi, 35, warga Desa Banjar Anyar, Kecamatan Tanjung Anom, Nganjuk, meninggal. Pikap dengan nopol AG 9366 VF yang ditumpanginya terguling saat melintas di jalan tanjakan Dusun Pancor, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Rabu (7/3).
Pikap yang mengalami kecelakaan itu dikemudikan Samsul Asyhari, 48, warga Desa Sugih Waras, Kecamatan Prambon, Nganjuk. Dia mengendarai pikap bersama tiga penumpang. Mereka merupakan pekerja di perusahaan di bawah naungan PT TJM Surabaya.
Mereka akan mengerjakan fondasi tiang listrik di Desa Ketapang Timur. Di perjalanan menuju lokasi, pikap lansiran 1984 itu tidak kuat melintas di tanjakan. Akibatnya, pikap berjalan mundur dan menabrak tebing, lalu terguling.
Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, anggota polsek langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, anggota polsek dibantu warga sekitar mengevakuasi korban yang posisinya ada yang tergencet di dalam mobil.
”Satu orang meninggal karena mengalami luka robek di bagian kepala akibat terbentur aspal dan kehabisan darah,” katanya. Sopir pikap tersebut mengalami luka ringan. Penumpang yang meninggal posisi duduknya berada di samping kiri sopir. ”Korban yang selamat dan yang meninggal langsung dibawa ke Puskesmas Ketapang,” ujarnya.
Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Menurut dia, sopir dan saksi langsung diamankan di Mapolsek Ketapang untuk selanjutnya diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Sampang. ”Mobil dan sopirnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Sampang. Sementara korban yang meninggal dikirim ke rumah duka di Nganjuk,” pungkasnya.
Editor : Abdul Basri