Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Presiden Prabowo Tunjuk Cak Imin Tata Infrastruktur Pesantren, Syafiuddin: Momentum Negara Hadir Perbaiki Gedung Ponpes

Hendriyanto • Kamis, 9 Oktober 2025 | 17:02 WIB

BERSAHAJA: Anggota DPR RI Fraksi PKB Syafiuddin memantau salah rencana pembangunan nasional.
BERSAHAJA: Anggota DPR RI Fraksi PKB Syafiuddin memantau salah rencana pembangunan nasional.

JAKARTA, RadarMadura.id – Presiden Prabowo Subianto menugaskan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk melakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur pondok pesantren di seluruh Indonesia. Penugasan ini disambut positif oleh Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin.

Keputusan itu diambil Presiden Prabowo setelah insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang menelan korban jiwa. Peristiwa itu menyoroti pentingnya keselamatan dan kelayakan fasilitas pendidikan berbasis keagamaan.

“Langkah Presiden menugaskan Gus Muhaimin untuk mengaudit kondisi infrastruktur pesantren merupakan keputusan yang sangat tepat dan kami di Komisi V DPR RI mendukung sepenuhnya,” tegas Syafiuddin di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai penugasan tersebut sebagai momentum penting untuk memperbaiki dan memperkuat infrastruktur pesantren di seluruh Indonesia. Negara, katanya, harus hadir memastikan fasilitas pendidikan di pesantren aman, layak, dan mendukung proses belajar santri.

“Negara tidak boleh lagi menganak-tirikan pesantren. Selama ini banyak pesantren berdiri secara swadaya masyarakat, sementara dukungan infrastruktur masih minim,” ujarnya.

Baca Juga: Fundamental Kuat, BRI Raih 4 Penghargaan Indeks Tempo-IDN Financials 52

Syafiuddin menegaskan, sudah saatnya negara bertanggung jawab penuh terhadap keberlangsungan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Ia menilai audit menyeluruh akan menjadi dasar perbaikan jangka panjang.

“Komisi V siap bersinergi dengan pemerintah dalam menyiapkan kebijakan dan dukungan anggaran agar hasil audit bisa ditindaklanjuti secara nyata,” katanya.

Ia menambahkan, audit yang dilakukan Cak Imin akan menjadi langkah awal menuju program nasional peningkatan dan modernisasi pesantren. Program itu meliputi pembangunan ruang belajar, asrama santri, sanitasi, hingga fasilitas keselamatan bangunan.

Menurutnya, pesantren adalah pusat pembentukan karakter bangsa yang selama ini turut menopang pendidikan moral dan spiritual masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap infrastruktur pesantren juga bagian dari investasi jangka panjang negara.

“Pesantren adalah bagian penting dari sistem pendidikan nasional dan benteng moral bangsa,” ujar legislator asal Bangkalan tersebut.

Baca Juga: Doa Santri Ponpes Ibnu Cholil Bangkalan untuk Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny, Yakin Santri yang Meninggal Adalah Para Syuhada

Sebelumnya, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar bertemu dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk membahas tindak lanjut arahan Presiden Prabowo. Pertemuan itu membahas rencana audit terhadap seluruh pesantren, khususnya pasca ambruknya Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo.

Dalam pertemuan tersebut, Cak Imin menegaskan pentingnya pembenahan infrastruktur pesantren yang belum memenuhi standar keamanan dan kelayakan bangunan. Ia menekankan audit akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan pesantren ke depan.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama saat ini telah memiliki direktorat khusus yang menangani urusan pesantren. Sinergi lintas kementerian diperlukan agar pembaruan data pesantren dapat dilakukan secara berkala dan terukur.

Cak Imin juga menyebut, data pesantren yang mutakhir akan membantu pemerintah menentukan intervensi kebijakan secara tepat sasaran. Dengan begitu, tidak ada lagi pesantren yang luput dari perhatian negara.

Baca Juga: Hadapi Nataru Perlu Antisipasi Kemacetan, Lonjakan Penumpang dan Cuaca Ekstrim, Syafiuddin Minta Masyarakat Hati-Hati Dalam Berkendara

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang berdaya dan berkelanjutan. Negara diharapkan hadir lebih nyata dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan para santri. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#pondok pesantren #Al Khoziny #Syafiuddin Asmoro #muhaimin #Presiden Prabowo #infrastuktur