SUMENEP, RadarMadura.id – Madrasah Diniyah (MD) Raudlatul Ulum, Sendir, Kecamatan Lenteng, Sumenep, menekankan santri-santrinya agar memahami tentang ilmu-ilmu agama. Seperti tauhid, fikih, akhlak, dan Al-Qur’an beserta tajwidnya.
Misalnya, mereka diajarkan untuk memahami 50 aqoid. Seperti sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah.
Selain itu, mereka juga wajib menghafal nama-nama nabi, rasul, malaikat-malaikat Allah beserta tugasnya dan juga menghafal asmaulhusna serta surah-surah pendek.
”Mereka juga kami ajari tata cara wudu dan salat yang benar. Ilmu itu sangat penting ditanamkan kepada mereka sejak dini,” kata Kiai Samawi selaku kepala madrasah diniyah.
Samawi menambahkan, santrinya juga dibekali materi penunjang dalam mengetahui ilmu agama.
Misalkan dipelajari gramatikal bahasa Arab seperti nahwu dan sarraf untuk bisa baca kitab kuning.
”Juga, pelajaran sejarah agar mereka bisa meniru perjuangan dan akhlak para nabi, rasul, dan sahabat. Itu kami kenalkan kepada mereka,” ucapnya.
Siswa-siswi Raudlatul Ulum sering mengukir prestasi dari berbagai event perlombaan. Mulai dari event tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten. Seperti lomba pidato, nasyid islami, drama islami, tartil, dan lomba-lomba lainnya.
”Hal tersebut tidak terlepas dari peran guru yang tulus dan telaten dalam mendidik mereka,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam rangka mengekspresikan bakat dan minat siswa, lembaga memberi panggung khusus setiap akhir tahun.
Yaitu, dengan program pentas seni yang digelar sehari sebelum malam penutupan haflatul imtihan.
”Di panggung itu mereka bisa mengekspresikan bakat dan minatnya. Misal, dalam penampilan drama, puisi, baca berita, nasyid islami, dan sebagainya,” ungkapnya.
Alumni Madrasah Diniyah Raudlatul Ulum juga bisa bersaing dengan lulusan dari lembaga-lembaga lainnya.
Bahkan, alumni banyak yang meraih ranking, bintang pelajar atau berprestasi saat sekolah atau mondok di berbagai pesantren.
”Alhamdulillah, banyak lulusan Raudlatul Ulum yang meraih prestasi dan saya juga senang di antara mereka ada yang masuk program tahfiz dan mengabdi di berbagai profesi,” katanya. (sin/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti