Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Masjid dan Madrasah Berawal dari Langgar

Ina Herdiyana • Minggu, 7 April 2024 | 22:55 WIB
KREATIF: Ajang kreasi kolaborasi dengan murid tingkat madrasah tsanawiyah.
KREATIF: Ajang kreasi kolaborasi dengan murid tingkat madrasah tsanawiyah.

SAMPANG, RadarMadura.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mambaul Ulum Kemuning, Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Sampang, berdiri pada 2000.

Lembaga ini berawal dari langgar ngaji Al-Qur’an di rumah KH Fauzi yang dijadikan tempat mengasuh anak-anak ngaji kala itu.

”Dari langgar tersebut, anak-anak di sekitar mulai mengetahui huruf demi huruf hijaiah hinggah fasih mengaji,” kata Neng Zuyyinah selaku putri pengasuh.

Kemudian, datang Kiai Abdul Khaliq yang merupakan guru sekaligus sahabat Kiai Fauzi. Dalam waktu yang cukup lama, Kiai Abdul Khaliq tinggal bersama di dalem. Kemudian, mengajak masyarakat untuk mendirikan masjid.

”Alhamdulillah berkat kekompakan masyarakat, kemudian berdiri Masjid Sabilul Muttaqin,” ucapnya.

Setelah berdirinya masjid, kemudian dibangun Madrasah Diniyah sekitar 1987. Madrasah diniyah tersebut untuk menampung dan mengajari anak-anak dengan bebagai bidang keilmuan.

”Sebagai pedoman hidup dan kunci beragama yang baik dan sesuai tuntunan syariat,” ucap pengurus PGMNI Jatim tersebut.

Proses pembelajaran di madrasah diniyah berlangsung cukup lama. Pengasuh kembali mengembangkan pendidikan formal.

”Berikutnya pada 2000 M lahir juga lembaga pendidikan formal, yaitu madrasah ibtidaiyah ini,” tuturnya. (sin/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#sampang #madrasah #MI Mambaul Ulum #Kota Bahari