PAMEKASAN, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan akan menggelar debat kedua malam ini (2/10).
Tema yang dibahas berkenaan dengan tata kelola publik dalam rangka penyelesaian permasalahan di Pamekasan.
Tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati bersiap adu gagasan pada debat kedua. Mereka adalah Fattah Jasin dan Ahmad Mujahid Ansori.
Lalu, KH. Kholilurrahman dan Sukriyanto serta Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Pamekasan Moh. Amiruddin menyatakan tema debat kedua sudah ditentukan.
Dengan begitu, semua paslon harus bisa segera menyesuaikan.
Tema debat itu disesuaikan dengan pedoman yang ditetapkan KPU RI.
Sebagai penyelenggara, Amir memastikan KPU Pamekasan menerima masukan mengenai pembahasan yang relevan dengan kondisi suatu daerah.
Tema itu sudah kami bahas di internal KPU Pamekasan dan juga stakeholder.
Persoalan tata kelola publik cukup penting untuk dibahas bersama paslon di debat kedua, ungkap mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu.
Segmen dan skema debat kedua tidak jauh berbeda dengan kegiatan sebelumnya.
Seperti penyampaian visi-misi dan program kerja. Kemudian, pendalaman visi-misi, tanya jawab antar-paslon, hingga pernyataan penutup.
Komisioner KPU Pamekasan dua periode itu menambahkan, penyelenggara debat bersepakat untuk membatasi massa yang bisa hadir di Hotel Odaita tersebut.
Setiap paslon hanya diperbolehkan membawa 42 pendukung untuk masuk ke ruang debat.
Kebijakan tersebut terpaksa diterapkan sebagai salah satu upaya KPU Pamekasan untuk menjaga kelancaran dan kondusivitas dalam pelaksanaan debat.
Petugas keamanan juga akan memperketat pengawasan jalannya agenda debat tersebut. (afg/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta