SAMPANG, RadarMadura.id – Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan di Politeknik Negeri Madura (Poltera), terus berjalan sesuai perencanaan. Hingga Maret 2026, progres pembangunan proyek tersebut mencapai 24,598 persen dengan tahap pekerjaan struktur.
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Tujuannya, untuk mendukung penguatan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan vokasi, khususnya pada bidang kesehatan di lingkungan Poltera.
Pekerjaan proyek tersebut melibatkan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Sebab, pelaksana tersebut berperan dalam mendukung penyediaan fasilitas pembelajaran yang modern, nyaman, dan representatif bagi mahasiswa.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menyampaikan pembangunan fasilitas pendidikan merupakan investasi penting. Sebab, outputnya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Pengabdian Masyarakat, Poltera Terapkan Alat Pengering Ikan Teri untuk Nelayan Camplong
“Pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. WSBP berkomitmen menghadirkan proses konstruksi yang berkualitas, aman, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang optimal,” ujarnya.
Menurutnya, kedepan pembangunan bakal terus dilanjutkan pada tahapan pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Kemudian juga dilanjutkan pada pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
”Gedung ini dirancang dengan konsep memiliki 18 ruang kelas yang mampu menampung sekitar 600 mahasiswa, laboratorium praktik, ruang dosen, serta area penunjang pembelajaran yang mendukung kegiatan akademik berbasis praktik,” katanya.
Humas Poltera Taufik Hidayat, mengatakan, sebagai penerima manfaat, Poltera terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut. Yakni melalui Manajemen Konstruksi (MK) agar semua proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat volume.
“Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan di kampus Poltera untuk mendukung kegiatan pembelajaran mahasiswa, khususnya pada bidang kesehatan,” terangnya.
Baca Juga: Poltera Semakin Dipercaya Masyarakat Jadi Pilihan Siswa dan Orang Tua untuk Menata Karier Masa Depan
Taufik menambahkan, gedung kuliah jurusan kesehatan tersebut nantinya akan menjadi salah satu fasilitas unggulan di Poltera. Sebab, di dalamnya dirancang memiliki mini hospital yang akan dimanfaatkan sebagai sarana praktik mahasiswa.
”Mini hospital ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa. Sehingga, tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan pelayanan kesehatan dalam lingkungan pembelajaran yang menyerupai kondisi nyata,” ungkapnya.
Dia mengatakan, hadirnya gedung tersebut beserta fasilitas mini hospital di dalamnya, Poltera diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pendidikan vokasi di bidang kesehatan. Serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
”Pembangunan gedung kuliah jurusan kesehatan ini juga menjadi bagian dari upaya Poltera dalam memperkuat perannya. Yakni sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan sektor kesehatan di masa depan,” tandasnya. (bai/dry)
Editor : Hendriyanto