SUMENEP, RadarMadura.id – Banyak cara dilakukan seorang guru untuk memotivasi siswa-siswinya agar semangat belajar dan berprestasi. Salah satunya dengan memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih.
Sebagai bentuk penghargaan, SDN Romben Guna 1 menggelar pelepasan siswa-siswi kelas akhir di halaman sekolah Rabu (19/6).
Acara bertema Melangkah Bersama Menuju Masa Depan Gemilang tersebut berlangsung semarak.
Acara itu dimulai dengan penampilan tari muang sangkal sebagai simbol keselamatan dan tolak bala. Lalu, dilanjutkan tarian Pancasila, pencak silat, dan penampilan lainnya.
Sebagai bentuk hikmat, wisudawan-wisudawati dan hadirin diminta berdiri menyayikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama sebelum dilakukan prosesi wisuda.
Kepala SDN Romben Guna 1 Kalsum menyatakan, belajar tidak hanya fokus mendengarkan guru di dalam kelas dan tertib mengerjakan tugas.
Namun, belajar adalah membebaskan pikiran untuk berkreasi dan berinovasi sesuai dengan minat dan bakat siswa-siswi.
Mengutip pendapat Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara, pendidikan dan pengajaran bukan sekadar proses mentransfer pengetahuan.
Namun, lebih dari itu, pendidikan dan pengajaran merupakan upaya memerdekakan siswa, baik secara fisik maupun mental.
”Pemikiran ini sangat berhubungan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada kebebasan siswa dalam belajar,” terangnya.
Kalsum menuturkan, ada beberapa rencana yang ingin direalisasikan SDN Romben Guna 1, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Di bidang akademik yaitu pembelajaran berbasis IT dan berdiferensiasi. Sementara di bidang nonakademik antara lain adanya tahfiz Al-Qur’an juz 30, pencak silat, keterampilan menari, Pramuka, dan seni lukis.
”Mohon dukungan dari bapak dan ibu wali murid agar keinginan kami untuk memajukan pembelajaran di SDN Romben Guna 1 ini tercapai. Sebab, tanpa support dari wali murid apalah arti rencana-rencana besar ini,” ucapnya.
SDN Romben Guna 1 termasuk sekolah unik. Ada tujuh tenaga pendidik dan kependidikan yang berstatus ASN di sekolah ini. Dua guru sudah disertifikasi dan seorang guru penggerak.
Semua program berasal dari kebutuhan murid seperti Jumat Berbagi. Kegiatan ini masuk program kokurikuler yang dilaksanakan setiap Jumat pagi dengan membaca Yasin bersama semua guru beserta murid kelas I–VI.
Lalu, dilanjutkan dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk dikumpulkan dan diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa.
Dalam program ini, murid dilibatkan langsung mulai dari:
- Suara/voice (Menggali ide tentang kegiatan yang akan dilakukan)
- Pilihan/choice (Membuat kesepakatan tentang kegiatan yang akan dilakukan)
- Kepemilikan/Ownership (Membuat perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan)
Kalsum berharap, murid SDN Romben Guna 1 tidak hanya cerdas dalam hal akademik, akan tetapi juga tumbuh menjadi murid yang beriman dan berwawasan global.
”Seperti visi SDN Romben Guna 1, yakni Terwujudnya Murid yang Beriman, Cerdas, Terampil, Mandiri, dan Berwawasan Global,” tandasnya. (ina)