SUMENEP, RadarMadura.id – Proses verifikasi dan validasi (verval) calon penerima beasiswa 2024 belum rampung.
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep mengeklaim telah merampungkan 95 persen.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos P3A Sumenep Fajarisman menyampaikan, program beasiswa tersebut dibagi menjadi dua kategori.
Yakni, program beasiswa reguler dan program pokok-pokok pikiran (pokir) dewan.
Beasiswa reguler disediakan khusus untuk 200 mahasiswa. Perinciannya, 100 untuk santri dan 100 untuk masyarakat umum. Sedangkan sisanya dari program pokir anggota DPRD.
Fajarisman menjelaskan, saat ini progres program tersebut masih proses verval data. Proses itu dilakukan langsung secara door-to-door kepada calon penerima beasiswa.
”Penerima beasiswa ini harus mahasiswa aktif, baik yang berkuliah di Kabupaten Sumenep maupun yang kuliah di luar Sumenep,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Jumat (31/5).
Karena itu, untuk memastikan aktif tidaknya mahasiswa calon penerima, saat ini lembaganya melakukan verval ke setiap perguruan tinggi.
Dalam waktu dekat, proses vervalnya segera selesai dan direalisasikan. ”Pencairannya nanti sesuai dengan deadline harus selesai Juni 2024,” tandasnya.
Total anggaran yang diperuntukkan mahasiswa tidak mampu tersebut Rp 1,3 miliar. Bantuan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Setiap penerima akan mendapatkan bantuan Rp 2.500.000. (c1/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana