Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Banyak Data Tidak Valid, Bupati Kholil Dorong Akurasi Pemutakhiran DTSEN

Amin Basiri • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:37 WIB
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat doorstop dengan media di Masjid Agung Asy-Syuhada, Minggu (10/5).
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat doorstop dengan media di Masjid Agung Asy-Syuhada, Minggu (10/5).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pendataan sosial dan ekonomi masyarakat menjadi hal paling fundamental dalam keberhasilan program bantuan sosial dan pemberdayaan.

Sementara itu di Kabupaten Pamekasan, akurasi data masih menjadi pekerjaan rumah agar lebih valid dan dapat mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

”Sampai saat ini masih ada data yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ada yang mampu, tapi masih termasuk penerima bansos. Ada yang tidak mampu terlewati, dan ini sangat banyak,” ungkap Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. 

Oleh karena itu, mantan anggota DPR RI itu menegaskan Pemkab Pamekasan sangat mendukung dan akan melakukan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).

Baginya akurasi DTSEN sangat penting untuk mewujudkan seluruh program prioritas.

”Kita semua memahami bahwa keberhasilan program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada satu hal yang fundamental, yaitu data yang valid, data yang adil, dan data yang mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan,” tegasnya.

Orang nomor satu di kota Gerbang Salam itu menilai, ketidakakuratan data saat ini adalah tantangan sistemik yang harus dibenahi secara bersama dengan kolaborasi lintas sektor.

Sehingga, bansos dapat diterima oleh warga yang layak, program pemberdayaan dapat diarahkan secara terukur, dan keadilan sosial dapat diwujudkan.

”Kami meyakini bahwa pemutakhiran DTSEN bukan hanya menjadi tugas administratif semata, tetapi sebagai bagian penting dari upaya pemerintah menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran,” sambungnya. 

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail menekankan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS-NG) di desa bekerja secara maksimal dalam mendukung pemutakhiran DTSEN.

Mereka dapat melakukan pengusulan ataupun penyanggahan dengan disesuaikan kondisi riil ekonomi masyarakatnya.

”Ekonomi masyarakat itu sifatnya dinamis. Bulan ini tergolong mampu, bisa jadi lima hingga sepuluh bulan ke depan meningkat, dan sebaliknya. Dengan begitu, operator SIKS-NG harus terus diperkuat sehingga DTSEN benar-benar valid,” pungkasnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri
#akurat #pamekasan #validasi #DTSEN