PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pamekasan masih tergolong cukup tinggi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran mencapai 7.336 orang dari total angkatan kerja sebanyak 550.693 jiwa.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Parsad Barkah Pamungkas mengatakan, lulusan SMA/SMK sederajat menjadi penyumbang tertinggi angka pengangguran sebesar 3,65 persen.
Kemudian diikuti lulusan perguruan tinggi 2,77 persen dan lulusan SMP sederajat atau ke bawah sebesar 0,32 persen.
“Meskipun mengalami penurunan, lulusan SMA/sederajat masih mendominasi angka pengangguran di antara tingkat pendidikan lainnya,” ungkap Parsad.
Menurutnya, pola TPT di Pamekasan menunjukkan kecenderungan yang konsisten selama periode Agustus 2023 hingga Agustus 2025. TPT SMA/SMK sederajat menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,78 persen pada 2024 dan 4,51 persen pada 2023.
Kemudian, TPT untuk lulusan perguruan tinggi menunjukkan pergerakan yang fluktuatif.
Tercatat 2,97 persen pada 2023, sempat turun menjadi 1,72 persen pada 2024, dan naik lagi menjadi 2,77 persen di 2025.
Sementara TPT terendah konsisten berada pada kelompok penduduk berpendidikan SMP ke bawah, yaitu hanya 0,32 persen pada 2025, turun dari 0,42 persen pada 2024 dan 0,57 persen pada 2023.
Baca Juga: Kerja Nyata Dandim Pamekasan Kawal Percepatan KDKMP, Progres Pembangunan Gerai Capai 95 Persen
“Rendahnya TPT pada kelompok berpendidikan SMP ke bawah mengindikasikan penduduk dengan pendidikan rendah cenderung lebih mudah menerima tawaran pekerjaan. Sebaliknya, lulusan pendidikan yang lebih tinggi cenderung lebih selektif,” terangnya.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (UKM dan Naker) Pamekasan Achmad Sjaifudin mengklaim telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menyikapi kondisi tersebut.
Fokus utama institusinya saat ini yaitu mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan praktis dan bersertifikat melalui program pelatihan kerja.
“Ada lima kategori untuk pelatihan kerja unggulan tahun ini, dan itu sangat diminati. Ada pelatihan tata boga, tata rias, teknik las, desain grafis muda, dan barista. Pendaftarannya sudah dibuka,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri