Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satgas MBG Pamekasan Klaim 45 Dapur Bermasalah

Amin Basiri • Senin, 20 April 2026 | 09:36 WIB
SERIUS: Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto ikut rakor dengan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN yang digelar di Azana Style Hotel, Rabu (15/4).
SERIUS: Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto ikut rakor dengan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN yang digelar di Azana Style Hotel, Rabu (15/4).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan tidak sedang baik-baik saja. Indikasinya, terdapat 45 dapur MBG yang dinilai bermasalah. Hal itu terungkap dalam pertemuan Satgas MBG Pamekasan bersama Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN yang digelar di Azana Style Hotel, Rabu (15/4).

Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto mengatakan, dari puluhan dapur tersebut sebagian telah disuspensi sementara. Penonaktifan itu dilakukan karena sejumlah faktor, di antaranya persoalan kebersihan, kelengkapan fasilitas dapur, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar.

”SPPG diminta untuk terus meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik. Dan dapur-dapur yang masih belum layak agar segera memenuhi standar atau ketentuan dari BGN,” ucap Sukri.

Baca Juga: CJH Harus Patuhi Aturan, Kemenhaj Ingatkan Tak Jual Rokok di Tanah Suci

Pria yang juga menjabat Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan itu tidak menjelaskan secara rinci puluhan mitra SPPG yang dinilai bermasalah tersebut. Namun, pihaknya memastikan Satgas MBG Pamekasan akan segera menindaklanjuti sejumlah catatan tersebut dalam satu pekan ke depan.

Sukri juga meminta pengelola dapur untuk segera melaksanakan rekomendasi dari BGN. ”Satgas akan terus memantau dan mengawasi seluruh SPPG.

Jika tetap mengabaikan dan tidak memenuhi rekomendasi tersebut akan dilaporkan ulang ke BGN. Kemudian nanti kebijakan dari BGN, apa mau disuspensi atau ditutup,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Maltuful Anam mengingatkan supaya Satgas MBG dan Korwil BGN di Kota Gerbang Salam lebih optimal dalam melakukan monitoring dan pengawasan. Permasalahan yang diungkap BGN tersebut jangan dianggap sepele.

”Kami akan turut mengawasi agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai SOP. Sebab, ini menyangkut gizi dan kesehatan anak-anak Pamekasan,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#Mbg #SPPG #Satgas MBG #pamekasan adalah