PAMEKASAN, RadarMadura.id – Aktivitas meracik petasan di dalam rumah kembali berujung petaka.
Sebuah rumah di Dusun Sajum, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, porak-poranda setelah bahan petasan yang dirakit meledak, Senin (16/3) malam.
Ledakan terjadi sekitar pukul 20.00 di rumah milik Rofik alias Rapik.
Saat kejadian, empat orang dikabarkan berada di dalam rumah dan diduga tengah meracik bubuk mercon.
Baca Juga: Sesalkan Patrol Sahur Berujung Kericuhan, PMII Nilai Polisi Tak Becus
Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan peristiwa itu.
Dia menjelaskan, ledakan tersebut diduga kuat berasal dari bahan petasan yang sedang dirakit di dalam rumah.
”Telah terjadi ledakan diduga diakibatkan oleh bahan petasan yang menyebabkan korban luka-luka dan tengah dirawat,” ujar perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat satu balok emas di pundaknya itu.
Empat korban mengalami luka-luka, masing-masing Iqbal, 21; Robi, 17; Mahes, 16; dan Anam, 18.
Korban berasal dari desa yang sama. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat mengatakan, para korban masih dalam perawatan medis.
Baca Juga: Polres Bangkalan Antisipasi Kemacetan saat Puncak Mudik, Pasar Tumpah Jadi Atensi Utama
Rata-rata korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh.
”(Korban ledakan mercon, Red) masih dalam perawatan dan sudah ditangani oleh tim medis,” beber dokter spesialis paru itu. Syaiful belum bisa memerinci kondisi terkini dari masing-masing pasien.
Sementara itu, Kapolsek Pegantenan Iptu Heri Siswanto membenarkan bahwa ledakan terjadi saat para korban meracik petasan di dalam rumah.
Pasca ledakan, lokasi kejadian langsung dipasangi garis polisi.
Hingga Selasa (17/3), puluhan anggota kepolisian masih berjaga di sekitar TKP.
Tim Gegana juga diterjunkan untuk menyisir lokasi guna memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang membahayakan warga sekitar. (afg/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti