Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan Personel Dikerahkan, Polres Gelar Ops Keselamatan Semeru

Amin Basiri • Selasa, 3 Februari 2026 | 12:15 WIB
BERSIAP: Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan mengecek kesiapan kendaraan dalam apel gelar pasukan, Senin (2/2).
BERSIAP: Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan mengecek kesiapan kendaraan dalam apel gelar pasukan, Senin (2/2).

 PAMEKASAN, RadarMadura.id -;Ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait disiagakan Polres Pamekasan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Langkah itu dimulai lewat apel gelar pasukan di lapangan Mapolres Pamekasan, Senin (2/2).

Apel dipimpin Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan bersama pejabat utama (PJU).

Sejumlah unsur lintas sektor juga turut ambil bagian dari pengamanan menjelang Ramadan 1447 Hijriah itu.

Hendry menegaskan, operasi tersebut menjadi ajang pengecekan akhir kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana (sarpras) pendukung di lapangan. Operasi ini dilakukan serentak di satuan wilayah (satwil) jajaran. 

Dia juga menekankan enam poin utama kepada personel. Mulai dari profesionalisme dan kepatuhan SOP, mengutamakan keselamatan pengguna jalan, hingga penguatan sinergi dengan TNI dan pemerintah daerah.

"Kami meminta agar personel juga mengintensifkan ramp check serta tes kesehatan sopir, meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, dan menjaga kondisi fisik selama bertugas", tegas Hendry.

Dalam operasi tersebut, terdapat 225 personel gabungan yang dikerahkan.

Hal itu ditegaskan oleh Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Edi Sugiantoro. Dari jumlah tersebut, 80 personel merupakan anggota kepolisian.

”Personel kami sebar di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Operasi ini digelar selama 14 hari, mulai hari ini (2/2, Red) hingga Minggu (15/2)", ungkap mantan Kapolsek Waru itu.

Edi menjelaskan, petugas akan membidik sepuluh pelanggaran prioritas.

Mulai dari berboncengan lebih dari satu orang, melaju melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, hingga tak memakai helm.

Lalu, menggunakan knalpot tak sesuai standar, mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, melawan arus, bermain ponsel saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman, hingga aksi balap liar, tukasnya. (afg/han)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #ramadhan #Operasi semereu