Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Target PAD Pasar Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Rp 3,4 Miliar

Amin Basiri • Kamis, 15 Januari 2026 | 05:36 WIB
SEPI: Pedagang Pasar Keppo Pamekasan sedang menurunkan barang dagangannya, Rabu (14/1).
SEPI: Pedagang Pasar Keppo Pamekasan sedang menurunkan barang dagangannya, Rabu (14/1).

PAMEKASAN, RadarMadura.id– Target pendapatan asli daerah (PAD) sektor pengelolaan pasar di Kabupaten Pamekasan fantastis, yakni mencapai Rp 3,4 miliar.

Angka tersebut lebih besar dari target PAD tahun lalu sebelum perubahan anggaran keuangan (PAK).

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Handiko Bayuadi menyatakan, pihaknya akan berupaya maksimal supaya target tersebut tercapai seratus persen. Sebab, target PAD pada 2025 tidak terpenuhi.

”Kami akan mengevaluasi masing-masing kepala pasar,” ujarnya kepada JPRM kemarin (14/1). 

Handiko mengutarakan, pihaknya akan memetakan potensi PAD menekan terjadinya kebocoran.

Di sisi lain, pihaknya juga akan melakukan peningkatan sarana dan prasarana sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman.

”Yang jelas kami akan lebih fokus pada pengelolaan pasarnya,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini ada dua belas pasar yang dikelola. Namun hanya tujuh pasar yang sangat menyokong PAD.

Itupun belum optimal karena PAD bergantung pada hari pasaran.

”Contoh Pasar Keppo, pasarannya hari Selasa dan Sabtu. Kalau Pasar 17 Agustus pasarannya hanya Kamis dan Minggu,” ungkapnya.

Handiko menyatakan, pihaknya kesulitan untuk mencapai target PAD pasar.

Sebab, selain karena aktivitas pasar tidak buka setiap hari, pengunjung ada fase naik turunnya.

Misalnya, terjadi faktor alam dan penyakit yang menyerang hewan ternak.

”Banyak juga pedagang yang pindah ke trotoar dan banyak yang tidak berjualan bila musim tanam dan musim panen tembakau. Jadi dinamika pasar komplet,” tegasnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan Moh. Faridi menilai kenaikan target PAD Pasar dalam taraf wajar.

Selama fasilitas ditingkatkan dan tingkat kebocoran ditekan, dia yakin target tersebut bisa terpenuhi. 

”Termasuk bagaimana ekstensifikasinya, sumber lain apa yang masih memungkinkan, itu digali.

Kalau proyeksinya tidak dinaikkan, maka eksekutif akan leyeh-leyeh.

Makanya kami terus dorong, tinggal bagaimana ke depan dilakukan evaluasi secara berkala,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri
#target #pamekasan #pad