Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pensiunan TNI Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Desa Buddagan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 23 Desember 2025 | 12:13 WIB
GEMPARKAN WARGA: Polres Pamekasan bersama petugas rumah sakit dan BPBD evakuasi pensiunan TNI yang meninggal di kamar kos Tantri, Desa Buddagan, Pademawu, Minggu (21/12). (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)
GEMPARKAN WARGA: Polres Pamekasan bersama petugas rumah sakit dan BPBD evakuasi pensiunan TNI yang meninggal di kamar kos Tantri, Desa Buddagan, Pademawu, Minggu (21/12). (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Warga Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, digegerkan penemuan mayat pria membusuk di kamar kos, Minggu (21/12). Korban merupakan pensiunan anggota TNI bernama Sulaiman, 65.

Kapolsek Pademawu Iptu Sutikno menyatakan, korban merupakan purnawirawan koramil di Kabupeten Bondowoso. Dia juga tercatat sebagai warga Dusun Pancoran Mas, Desa Pancoran, Bondowoso.

Namun, tempat asalnya di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. ”Korban diketahui sebagai pensiunan anggota TNI. Meninggalnya korban kali pertama diketahui oleh Suwito yang merupakan salah satu penghuni kos di kamar lain,” ungkapnya Senin (22/12).

Polisi menerima laporan adanya orang meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB. Anggota Polsek Pademawu bersama anggota Polres Pamekasan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

”Lebih jelasnya langsung ke Kasihumas Polres Pamekasan,” pintanya.

Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi menyatakan, awal mula peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.00. Peristiwa itu diketahui setelah adanya bau busuk menyengat dari salah satu kamar.

Setelah dicek oleh penghuni kos, ternyata korban Sulaiman telah meninggal dunia. Kondisi tubuh korban membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. ”Selanjutnya saksi melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian,” tuturnya.

Dia menyebut, berdasar olah TKP dan berbagai keterangan dari para saksi, korban meninggal diduga sakit. Waktu meninggalnya kurang lebih empat sampai lima hari. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Smart untuk dimandikan, kemudian diantar ke rumah duka.

”Sudah dimakamkan. Tidak ada tuntutan dari keluarga dan tidak mau diotopsi,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#sakit #tni #pensiunan #Purnawirawan #mayat #meninggal dunia #membusuk