PAMEKASAN, RadarMadura.id - Seluruh klub, perangkat pertandingan, hingga jajaran askab dan askot diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas menjelang bergulirnya kompetisi Liga 4 PSSI Jawa Timur.
Tujuannya, agar kompetisi berjalan bersih, tertib, dan berintegritas.
Ketua Teknik dan Pengembangan PSSI Jatim Djohan Susanto mengatakan, kualitas Liga 4 tidak hanya diukur dari jalannya pertandingan.
Tapi, juga sikap seluruh pihak yang terlibat. Dia menekankan pentingnya menjaga etika bertanding sejak laga pertama hingga kompetisi berakhir.
Kami berpesan kepada seluruh peserta, baik klub maupun askab dan askot di Jawa Timur untuk menjunjung tinggi sportivitas dan bermain adil atau fair play, pintanya kemarin (3/12).
Dia mengutarakan, Liga 4 menjadi kompetisi strategis dalam mata rantai pembinaan sepak bola nasional.
Kompetisi yang sehat dibutuhkan agar pembinaan berjalan maksimal dan tidak tercoreng persoalan nonteknis.
Pada musim ini, Liga 4 PSSI Jatim digelar di 16 lokasi yang tersebar di berbagai daerah.
Di wilayah Pulau Madura, hanya Pamekasan dan Bangkalan yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan liga profesional tersebut.
Untuk wilayah Pamekasan, pertandingan perdana dijadwalkan mulai Kamis (11/12) di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.
Persepam masuk dalam grup J. Djohan berharap, pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kompetitif.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Liga 4 ditentukan oleh kedisiplinan peserta dalam mematuhi regulasi.
Kami ingin kompetisi rutin ini bisa menjadi ajang pembinaan yang benar-benar sehat.
Kalau nilai-nulai sportivitas terjaga, maka kualitas pemain dan kompetisi juga akan meningkat, pungkasnya. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri