PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus pemotongan bantuan PKH di Kecamatan Tlanakan menggelinding menjadi bola panas. Setelah ramai laporan Jumaati dan Rokimah di Desa Branta Tinggi, kini mencuat informasi tentang pemanggilan Kabid Linjamsos Dinsos Pamekasan Agus Wijaya oleh Dinsos Jawa Timur.
Namun, kabar itu justru membuat koordinasi antar instansi menjadi simpang siur. Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Pamekasan Lukman Hakim maupun Koordinator (Korwil) PKH Jawa Timur IV Hanafi mengaku tidak tahu-menahu masalah pemanggilan pejabat Dinsos Pamekasan.
Lukman mengaku tidak mengetahui persis jadwal pemanggilan yang ditujukan kepada Kabid Linjamsos Dinsos Pamekasan Agus Wijaya. Dia meminta agar klarifikasi ditujukan langsung kepada yang bersangkutan. ”Ke Pak Kabid saja,” pintanya singkat Senin (17/11).
Korwil PKH Jawa Timur IV Hanafi juga tidak memberikan jawaban. Namun, pihaknya menegaskan bahwa korespondensi soal pendalaman kasus masih sebatas klarifikasi lapangan terhadap dugaan pemotongan PKH di Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, itu.
Sementra Kabid Linjamsos Dinsos Jawa Timur Hazizah membenarkan kabar pemanggilan tersebut. Namun, perempuan berhijab itu enggan membeberkan informasi lebih jauh mengenai pemanggilan Agus Agus.
Sekadar diketahui, kasus ini bermula dari laporan keluarga Jumaati yang mengaku bantuan PKH-nya tidak diterima utuh. Dugaan pemotongan dilakukan dengan modus meminta kartu dan PIN sebelum pencairan. Beberapa hari kemudian, dana cair, tetapi nominal yang diterima tidak sesuai dengan hak KPM.
Tak tanggung-tanggung, nilai bantuan yang disunat mencapai Rp 850 ribu dari nominal yang ditetapkan sebesar Rp 2,1 juta. Kemudian, korban lain bernama Rokimah, menyusul dengan cerita serupa, meski nilai bantuan yang disunat lebih kecil.
Dinsos Jawa Timur sempat turun langsung ke Branta Tinggi. Instansi pemerintah provinsi (pemprov) itu ingin memastikan dana yang sempat terpotong sudah dikembalikan ke rekening KPM setelah dilakukan pengecekan disertai bukti valid.
Sementara pendalaman kasus terus berjalan, beredar informasi bahwa Kabid Linjamsos Dinsos Pamekasan Agus Wijaya dipanggil ke provinsi. Agus tidak memberikan penjelasan terperinci. Dia hanya menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu soal pemanggilan maupun perkembangan kasus tersebut. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti