PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memiliki komitmen yang kuat dalam melestarinya seni dan budaya Madura.
Salah satunya melalui pagelaran megah bertajuk Semalam di Madura. Kegiatan ini dalam rangkaian momentum hari jadi (Harjad) Pamekasan ke-495.
Acara yang digelar di taman Arek Lancor, Sabtu (1/11), menuguhkan beragam kekayaan seni dan budaya Madura.
Mulai dari suguhan makanan khas Madura secara gratis hingga penampilan seni tari dari empat kabupaten yang ada dipulau Garam. Meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
”Ini menjadi simbol bahwa pembangunan dan kemajuan daerah akan lebih kuat jika semua elemen di Madura bersatu dalam satu semangat dan identitas budaya,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, R. Moh. Zahri, SSTP.,M.Si.,M.HP.
Menurutnya, pagelaran Semalam di Madura ini bertujuan untuk memperkenalkan, melestarikan, dan menghidupkan kembali seni dan budaya khas Madura kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi seniman lokal serta mempererat hubungan budaya antar kabupaten di Pulau Madura.
”Selain jadi ajang hiburan edukatif, sekaligus bentuk rasa syukur dan penghargaan terhadap kekayaan budaya Madura.
Harapan besar kami generasi muda mampu membawa kemajuan tanpa meninggalkan akar budaya dan religiusitas yang jadi ciri khas Madura,” pungkasnya. (lil)
Editor : Amin Basiri