BANGKALAN, RadarMadura.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Pamekasan terus memperluas jangkauan pelayanan publik yang inklusif. Melalui program New Idaman (Imigrasi Datang Menjemput Pemohon), layanan paspor kini diberikan langsung ke lokasi bagi pemohon lanjut usia dan warga berkebutuhan khusus.
Pelayanan New Idaman kali ini dilaksanakan di Dusun Morkolak Timur, Desa Keramat, Kecamatan Bangkalan, pada Selasa (21/10/2025). Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan tim pelayanan lapangan.
Dua petugas, yakni Bhagas Arya Pratama Sumbogo dan Dimas Aji Kumiawan, menjadi pelaksana utama layanan ini. Mereka didukung oleh tenaga PPNPN di bawah koordinasi Kasubsi Pelayanan Dokumen Perjalanan, Andi Muhammad Nur Falah.
Pelayanan tersebut ditujukan kepada satu pemohon berkondisi sakit yang mengajukan permohonan Paspor Elektronik untuk keperluan wisata. Seluruh proses berlangsung cepat, aman, dan tanpa kendala berarti di lapangan.
Pemohon mengaku terbantu karena tidak perlu datang ke kantor imigrasi untuk mengurus paspor. Program ini memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas agar tetap dapat mengakses layanan publik secara layak.
Baca Juga: Imigrasi Pamekasan Laksanakan Operasi Intelijen Keimigrasian di Pulau Gili Iyang dan Talango
Program New Idaman menjadi bentuk nyata komitmen Imigrasi Pamekasan dalam memberikan pelayanan humanis, responsif, dan inklusif. Fokus utamanya adalah pemenuhan hak masyarakat atas dokumen perjalanan resmi sebagai bagian dari pelayanan negara.
Kegiatan tersebut juga menjadi simbol kepedulian dan kehadiran negara bagi seluruh warganya. Imigrasi Pamekasan memastikan setiap warga, termasuk kelompok rentan, mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pelayanan publik.
Kasubsi Pelayanan Dokumen Perjalanan Andi Muhammad Nur Falah menyebut layanan jemput bola ini terbukti efektif dan disambut positif oleh masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan seperti ini akan terus digelar di berbagai wilayah Madura.
Menurutnya, pelayanan keimigrasian tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga menyangkut sisi kemanusiaan dan empati. Oleh karena itu, pendekatan langsung ke masyarakat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui New Idaman, Kantor Imigrasi Pamekasan juga berupaya memperkuat citra sebagai institusi pelayanan yang ramah dan profesional. Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi di lingkungan keimigrasian.
Baca Juga: Sektor Produksi Jadi Penopang, BRI Salurkan KUR Rp130,2 Triliun Hingga September 2025
Selain memberikan kemudahan, layanan tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen keimigrasian yang sah. Edukasi langsung diberikan kepada pemohon dan keluarga terkait prosedur dan manfaat memiliki paspor resmi.
Program ini menjadi salah satu inovasi andalan Imigrasi Pamekasan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Setiap pelaksanaannya selalu memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepuasan masyarakat.
Kegiatan New Idaman juga mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi. Dengan pendekatan personal, pelayanan keimigrasian kini bisa dirasakan hingga pelosok desa.
Imigrasi Pamekasan berkomitmen menjaga kualitas layanan melalui evaluasi dan peningkatan kompetensi petugas. Hal ini sejalan dengan semangat institusi untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan hadirnya program New Idaman, masyarakat lansia dan penyandang disabilitas kini dapat merasakan kemudahan layanan paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Program ini membuktikan bahwa pelayanan publik bisa berjalan dengan sentuhan empati dan kemanusiaan. (dry)
Editor : Hendriyanto