PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Kabupaten Pamekasan tahun ini menyasar 42 rumah. Program tersebut diprioritaskan untuk wali siswa Sekolah Rakyat (SR). Ada dua calon penerima bantuan (CPB) yang sudah diverifikasi.
Koordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping PKH Pamekasan Ita Purnamasari menyampaikan, bantuan BSPS menyasar siswa SR. Hal ini sesuai dengan visi dan misi presiden dalam meningkatkan kesejahteraan. Yakni, sebagai bentuk pemberdayaan melalui bantuan bedah rumah.
”Berkas yang kami terima by name by address. Ketika data itu kami sandingkan, merupakan wali siswa SR,” katanya Rabu (10/9).
Menurutnya, hasil asesmen diketahui ada dua penerima yang memenuhi persyaratan. Yakni, warga Desa Panaguan, Kecamatan Larangan dan Desa/Kecamatan Pakong. Sasaran bantuan tersebut diharapkan menyasar seluruh siswa SR yang mencapai 50 orang.
”Berapa siswa yang dapat (bantuan), kami masih menunggu info. Data awal, ada kuota 42 yang akan di asesmen,” ujarnya.
Ita mengungkapkan, kuota BSPS ditentukan untuk empat desa. Satu desa ada 10 CPB. Jika ada sisa kuota, akan menyasar pada warga sekitar di desa yang sama. ”Kami diminta data tambahan. Nanti akan kami koordinasikan dengan pemerintah desa terkait warga yang layak mendapatkan bantuan,” ungkapnya.
Staf Fungsional Penata Kelola Perumahan Dinas PRKP Pamekasan Dwi Budayana Eka D. membenarkan jika bantuan BSPS menyasar wali siswa SR. Setidaknya ada tiga desa yang menjadi sasaran bantuan. Yakni Desa Pegantenan, Pakong, dan Panaguan. ”Syaratnya memang harus masuk Sekolah Rakyat,” tuturnya.
Penerima BSPS Kusdianawati mengutarakan, dirinya sudah disurvei sebagai penerima bantuan. Sebab, putranya masuk Sekolah Rakyat. Tim pemerintah pusat juga berencana akan melakukan survei Kamis (11/9).
Dia bersyukur bisa mendapat bantuan tersebut. ”Saat ini saya numpang di rumah saudara karena rumah mau roboh,” pungkas Warga Desa Panaguan, Kecamatan Larangan. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti