PAMEKASAN, RadarMadura.id – Hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II sudah diumumkan.
Sayangnya, tidak semua formasi yang tersedia terisi. Dari 12 formasi, tersisa empat yang kosong.
Perinciannya, formasi guru TK, dua dokter umum RSUD Waru dan Puskesmas Larangan Badung, serta petugas veteriner di DKPP Pamekasan.
BKPSDM Pamekasan belum bisa memastikan apakan kekosongan formasi tersebut bisa diisi atau tidak.
Kabid Pengadaan Pembinaan dan Informasi (PPIK) BKPSDM Pamekasan Mustain Ramli menyampaikan, Badan Kepegawaian Negeri (BKN) mengumumkan hasil seleksi PPPK tahap II secara bertahap. Pertama diumumkan hasil seleksi formasi teknis dan nakes.
Baca Juga: Gelar Penjamasan dan Penyerahan Pusaka Keraton Tiap Muharram, Bupati Fauzi Ajak Jaga Budaya Leluhur
”Dari 10 formasi, yang terisi hanya tujuh. Yakni nakes lima formasi dan teknis dua formasi,” ujarnya Sabtu (5/7).
Setelah itu, disusul pengumuman dua formasi tenaga pendidikan. Yakni tenaga guru TK dan KB. Tapi, yang terisi hanya formasi guru KB. Mustain mengutarakan, pengumuman hasil seleksi tidak serentak, karena butuh proses singkronisasi dengan Dapodik.
”Hasilnya (formasi guru) tetap tidak terisi semua,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Pemkab Pamekasan belum memiliki petunjuk teknis (juknis) untuk mengisi kekosongan formasi tersebut.
”Kami belum tahu apakah formasi yang kosongan akan dilakukan dengan mutasi, masih menunggu petunjuk,” ungkap Mustain.
Baca Juga: Handtraktor Pesantren di Arosbaya Dicuri Maling Pakai Avanza, Tiga Pelaku Terekam CCTV
Dia menjelaskan, peserta rekrutmen PPPK yang tidak lolos berencana akan diangkat pegawai paro waktu. Tapi juknis untuk pengangkatan juga belum keluar.
”Rencananya Oktober, tapi jadwalnya belum tahu,” terangnya.
Menurutnya, tahapan pengangkatan tersebut juga dilakukan secara bertahap. Yakni dengan memprioritaskan pegawai honorer tahap I yang tidak lolos.
”Itupun bergantung pada kekuatan anggaran,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Hendriyanto