Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

GP Ansor Pamekasan Polisikan Warga Palengaan gara-gara Diduga Hina Tokoh NU

Ina Herdiyana • Kamis, 1 Mei 2025 | 20:44 WIB
TINDAKAN TEGAS: Pengurus PC GP Ansor Pamekasan membuat dumas di Polres Pamekasan, Jumat (25/4). (PC GP ANSOR PAMEKASAN UNTUK JPRM))
TINDAKAN TEGAS: Pengurus PC GP Ansor Pamekasan membuat dumas di Polres Pamekasan, Jumat (25/4). (PC GP ANSOR PAMEKASAN UNTUK JPRM))

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pernyataan Ainul Yakin membuat warga Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Kabupaten Pamekasan geram. Warga Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, itu diadukan ke Polres Pamekasan dengan melanggar ITE pada Jumat (25/4). Dia dianggap menghina tokoh NU.

Dalam rekaman suara yang tersebar secara berantai di aplikasi WhatsApp, Ainul Yakin disebut menghina KH Muhammad Hasyim Asy’ari dan KH Abdurrahman Wahid. Aduan masyarakat (dumas) itu dimotori Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan.

Ketua PC GP Ansor Pamekasan Haidar Ansori mengatakan, pernyataan Ainul Yakin mengandung fitnah, ujaran kebencian, dan hasutan untuk membenci NU maupun pendiri NU. Karena itu, pihaknya mangambil sikap tegas dengan memolisikan Ainul Yakin.

”Kami mengadukan dia dengan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut marwah organisasi. Kiai Hasyim selaku pendiri dan Gus Dur selaku mantan ketua umum PBNU,” ujarnya.

Ribut Baidi selaku pengacara PC GP Ansor Pamekasan menegaskan, pelaku ujaran kebencian itu harus bertanggung jawab di hadapan hukum. Dia meminta polisi segera menindaklanjuti dumas tersebut.

”Saya dengar dumas kami dilimpahkan ke Polda Jatim. Kami masih menunggu pemanggilan atau permintaan klarifikasi mengenai aduan tersebut. Harapannya, penyelidik bisa bersikap objektif,” pintanya.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan membenarkan bahwa aduan PC GP Ansor Pamekasan itu telah dilimpahkan ke Unit Cyber Polda Jatim pada Senin (28/4). ”Kami serahkan ke Polda Jatim karena ada unit khusus yang menangani. Dengan begitu, kasusnya segera tertangani,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Kades Banyupelle Syamsul mengaku belum mengetahui dumas yang dilayangkan PC GP Ansor Pamekasan kepada salah seorang warganya itu.

Dia juga tidak mengenal sosok Ainul Yaqin. Syamsul akan berupaya mendalami identitas maupun duduk perkara yang menimpa warganya tersebut. ”Saya coba cari informasinya,” jawabnya singkat. (afg/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#gp ansor #polres pamekasan #nu #nahdlatul ulama