PAMEKASAN, RadarMadura.id – Proyek pembangunan Gedung Layanan Akademik Terpadu (GLAT) IAIN Madura sudah rampung sejak Desember 2024.
Namun, gedung yang menelan anggaran Rp 33,3 miliar itu belum dimanfaatkan.
Rektor IAIN Madura Saiful Hadi merencanakan, GLAT akan difungsikan sebagai pusat layanan pada Rabu (30/4).
Sebab, pemindahan barang-barang dari gedung lama membutuhkan waktu.
”Akan pindah sebentar lagi. Ini masih proses. Pemindahan barang-barang tidak bisa dilakukan dalam satu hingga dua minggu,” kata Saiful Hadi Senin (28/4).
Dia mengaku, pembangunan GLAT adalah bentuk perhatian Kementerian Agama (Kemenag) terhadap peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) layanan di IAIN Madura.
Sebab, sebentar lagi akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
”Pemeliharaan kami minta satu tahun kepada pihak kontraktor. Jadi, kalau misal ada kerusakan selama masa pemeliharaan, itu tanggung jawab mereka,” tegasnya.
Presiden Mahasiswa (Presma) IAIN Madura Syamsul Arifin mendorong pihak kampus untuk segera memfungsikan gedung baru yang sudah selesai dibangun tersebut.
Selain itu, tata kelola kampus juga harus diperhatikan agar lebih bagus.
”Termasuk pintu masuk harus dibenahi. Dijadikan satu pintu seperti kampus lain supaya tidak terlihat kocar-kacir,” pintanya. (lil/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia