PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ruas jalan nasional yang menghubungkan Pamekasan dan Sumenep minim penerangan. Kondisi tersebut rentan memicu kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Warga Desa Montok, Kecamatan Larangan, Annaniah menyatakan, laka lantas sering terjadi pada malam hari. Diduga karena kurangnya penerangan.
Sebab, tidak banyak penerangan jalan umum (PJU) yang terpasang di sepanjang Jalan Pamekasan–Sumenep.
”Rabu (14/4) malam terjadi kecelakaan, dan itu bukan yang pertama kalinya,” katanya kemarin (18/4).
Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Indah Eka Surgawati mengeklaim sudah melakukan perbaikan PJU yang rusak di beberapa lokasi. Utamanya di daerah wisata Talang Siring.
”Waktu pembangunan pos pengamanan Lebaran sudah melakukan perbaikan di daerah Talang,” ucapnya.
Perempuan berhijab itu tidak menampik penerangan jalan yang ada saat ini masih sangat kurang. Pihaknya sudah mengajukan pengadaan namun terkendala anggaran.
Usulan pengadaan PJU dilakukan untuk ruas Jalan Jokotole dan Jalan Kaduara Barat.
”Pengajuan pengadaannya tidak sampai 200 titik,” katanya. (ay/jup)
Editor : Achmad Andrian F