PAMEKASAN, RadarMadura.id – Peserta seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Pamekasan mulai berguguran.
Kini tersisa 221 peserta dari 231 peserta yang lolos administrasi.
Mereka mulai berguguran setelah mengikuti tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes inteligensi umum (TIU).
”Tes Paskibraka mulai berjalan. Sekarang peserta mengikuti tes kesehatan,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pamekasan Cahya Wibawa, Rabu (9/4).
Pemeriksaan kesehatan tersebut semestinya diikuti 215 peserta. Namun, empat peserta mengundurkan diri karena sakit dan kecelakaan.
”Di tes ini kami membagi tiga gelombang, awalnya kami berencana dua gelombang, tapi waktunya tidak memungkinkan,” tambahnya.
Cahya memaparkan, tes Paskibraka sisa tiga cakupan.
Yakni, tes parade, peraturan baris-berbaris (PBB) dan kesamaptaan serta seleksi tes kepribadian yang ditarget tuntas bulan ini.
”Insyaallah tanggal 18 sudah tuntas,” ungkapnya.
Sesuai kebutuhan, bakesbangpol akan menjaring 76 peserta.
Sebanyak 74 untuk peserta Paskibraka daerah dan dua peserta (satu pasang) akan dikirim ke provinsi.
”Penetapannya kami masih menunggu dari pusat dulu,” jelasnya.
Salah seorang panitia pembantu Paskibraka Deswinta Fitria Mustafa Putri menyampaikan, peserta tes kesehatan dibagi tiga tahap.
Mereka dilakukan pemeriksaan tinggi badan, berat badan, buta warna, dan tes yang lain.
”Setelah lolos dari sini, mereka akan mengikuti tes parade,” terangnya. (ay/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta