Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Desak Polisi Tertibkan Balap Liar, Warga PSHT Jadi Korban Sepulang Latihan

Achmad Andrian F • Senin, 3 Februari 2025 | 16:51 WIB

 

 

DIRAWAT: Diah Nur Laili dirawat di rumah sakit usai tertabrak peserta bali, Sabtu (1/2) malam. (PSHT PAMEKASAN UNTUK JPRM)
DIRAWAT: Diah Nur Laili dirawat di rumah sakit usai tertabrak peserta bali, Sabtu (1/2) malam. (PSHT PAMEKASAN UNTUK JPRM)

KOTA, RadarMadura.id – Aksi balap liar (bali) di Kota Gerbang Salam kembali memakan korban. Warga Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pamekasan Diah Nur Laili menjadi korban aktivitas meresahkan tersebut.

Diah pulang menuju Kecamatan Pademawu usai latihan PSHT pada Sabtu (1/2) malam sekitar pukul 24.00.

Namun, dalam perjalanan dia ditabrak oleh pemotor yang diduga sedang melakukan bali di Jalan Jokotole atau depan SMPN 5 Pamekasan.

Korban sempat dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan akibat luka-luka yang diderita. Kejadian itu menyulut amarah warga PSHT Pamekasan. Mereka minta Polres Pamekasan menindak tegas pelaku tabrakan dan menertibkan bali.

Ketua LBH dan Advokasi PSHT Cabang Pamekasan Abd. Kholis minta polisi untuk menertibkan bali. Polisi diharapkan tidak segan untuk menangkap dan memenjarakan para pelaku bali.

Menurut dia, selama ini polisi hanya membubarkan aksi bali. Tapi, tidak satu pun yang ditindak tegas.

Sehingga, bisa menjadi pelajaran bagi pembalap lainnya. Kholis minta penindakan pelaku bali tidak dilakukan setengah hati.

”Diah itu sudah minggir saat berada di lokasi bali tersebut. Malah ditabrak. Maklum, rata-rata pelaku bali tidak bisa diatur mungkin lantaran mabuk dan sebagainya,” tutur advokat yang karib disapa Kholis itu.

Sebelumnya, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjanji untuk menertibkan bali di wilayah hukumnya. Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 itu komitmen fokus menindak tegas kejahatan jalanan.

Mantan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jawa Timur itu juga tidak akan segan menertibkan kegiatan yang meresahkan masyarakat.

Selama ini, polisi sering dikecoh dengan tindakan yang mengganggu pengguna jalan tersebut.

”Rekan-rekan itu sudah stand by di daerah-daerah yang sering ada aksi balap liar. Tetapi, terkadang, kalau dijaga pukul 01.00, balapannya dimulai pukul 02.00 dan begitu seterusnya,” tandas mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Jawa Timur itu. (afg/yan)

Editor : Achmad Andrian F
#korban #psht #pamekasan #balap liar