PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum memiliki laboratorium kesehatan hewan (lab keswan). Selama ini, pemkab mengandalkan lab keswan milik pemerintah provinsi (pemprov).
Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Slamet Budiharsono mengatakan, institusinya belum berencana membangun labkeswan. Alasannya, jumlah sumber daya manusia (SDM) dan anggaran terbatas.
”Untuk bangun lab dibutuhkan biaya besar. Saat ini keuangan daerah belum mampu meng-cover itu,” kata Budi.
Menurut dia, keberadaan lab keswan milik pemprov di Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, sudah cukup untuk melayani uji lab.
Meskipun, layanannya terbatas. ”Di sana hanya untuk uji pemeriksaan darah. Selebihnya bisa melakukan uji lab ke Surabaya,” ungkapnya.
Budi mengeklaim, DKPP Pamekasan rutin melakukan pemeriksaan hewan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit menular dan hewan ternak masyarakat dalam kondisi sehat.
”Kami tidak menunggu penyakit datang. Kalau ada warga yang ingin uji lab ternaknya, kami siap membantu dan memfasilitasi,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Ina Herdiyana