Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diikuti Puluhan Peserta, Lelang Jabatan Eselon II untuk 6 OPD Pamekasan

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 18 September 2024 | 17:35 WIB
UJI KOMPETENSI: Sejumlah peserta lelang jabatan eselon II berfoto bersama usai mengikuti asesmen di kantor BKD Jatim Selasa (17/9). (BKPSDM UNTUK JPRM)
UJI KOMPETENSI: Sejumlah peserta lelang jabatan eselon II berfoto bersama usai mengikuti asesmen di kantor BKD Jatim Selasa (17/9). (BKPSDM UNTUK JPRM)

SURABAYA, RadarMadura.id – Lelang jabatan eselon II untuk mengisi kekosongan kursi di lingkungan Pemkab Pamekasan mulai bergulir.

Setidaknya ada 26 peserta yang mengikuti lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama tersebut.

Kabid Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian Pemberdayaan, Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Ach. Syaifurrahman mengatakan, lelang jabatan eselon II dibagi dalam sejumlah tahapan.

Mulai seleksi administrasi, tes asesmen manajerial, tes kompetensi bidang, serta pengumuman tiga besar.

”Tahapannya saat ini sudah masuk tes asesmen,” katanya.

Berdasar kebutuhan, ada enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum memiliki kepala definitif.

Perinciannya, kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian serta kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (selengkapnya lihat grafis).

”26 peserta yang mendaftar tersebut dapat mengajukan dua jabatan sekaligus. Tapi, maksimal hanya dua jabatan,” imbuhnya.

Dijelaskan, asesmen yang diadakan di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim tersebut tidak diikuti oleh 26 peserta.

Tapi, hanya diikuti sembilan peserta. Sebab, 17 peserta lainnya telah mengikuti asesmen manajerial pada tahun sebelumnya.

Grafis Daftar OPD di Pamekasan yang Belum Memiliki Kepala Definitif. (SIGIT AP/JPRM)
Grafis Daftar OPD di Pamekasan yang Belum Memiliki Kepala Definitif. (SIGIT AP/JPRM)

”Asesmen ini berlaku tiga tahun. Jadi, yang ikut tahun lalu tidak perlu ujian lagi,” ungkapnya.

Syaifurrahman mengungkapkan, semua peserta tetap harus mengikuti tes kompetensi bidang pembuatan makalah dan wawancara.

Sebab, hal itu merupakan pendalaman untuk formasi yang dilamar.

”Pastinya jabatan yang dilamar dulu dengan sekarang berbeda, dan itu pansel (panitia seleksi) yang mengetes,” paparnya.

Menurutnya, pada akhirnya pansel akan menetapkan peserta yang lolos tiga besar.

Nantinya, Pj Bupati Pamekasan yang akan memilih langsung sosok yang dianggap kompeten menjadi kepala OPD.

”Sesuai aturan, kepala daerah yang berhak memilih kepala OPD tersebut. Sebab, itu hak prerogatif kepala daerah,” ungkapnya.

Kabid Kawasan Permukiman Sanitasi dan Air Bersih Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) pamekasan Andriyani Daryanti membenarkan dirinya mendaftar untuk dua jabatan.

Yakni, Kalaksa BPBD dan kepala diskominfo. ”Saya mendaftar untuk mencari pengalaman baru. Ini baru kali pertama saya coba,” tandasnya. (ay/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pj bupati #eselon II #Tes asesmen #BKPSDM #lelang jabatan #kepala definitif #kepala opd