PAMEKASAN, RadarMadura.id – Warga Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Jawa Timur digegerkan dengan bunyi ledakan. Sumber ledakan itu bersumber dari rumah Kusairi warga setempat.
Usman, tetangga Kusairi mengatakan, saat terjadi ledakan pada Senin (19/2) pukul 02.45 dirinya sedang tidur dirumahnya. Sontak dia bersama keluarganya terbangun karena sumber ledakan tidak jauh dari rumahnya.
”Saat keluar dari kamar melihat dari teras rumah, sudah banyak kepulan asap di rumah yang jarang ditempati itu,” ujarnya.
Usman mengaku tidak berani mendekat terlalu dekat dengan sumber ledakan. Karena khawatir masih akan ada ledakan yang diduga bom bondet itu.
Baca Juga: Peduli Pendidikan, Pinky Hidayati Dorong Pemerataan Bursa Kerja
”Kami takut masih ada sisa yang akan meledak lagi. Ledakannya seperti suara petir,” terangnya.
Dia menambahkan, ledakan yang diduga bom tersebut getarannya hingga radius puluhan meter. Banyak warga yang berbondong-bondong melihat dan tidak berani untuk mendekat ke tempat ledakan tersebut.
”Saat siang hari, setelah dilihat ternyata dugaan sementara ledakannya terjadi di depan pintu masuk rumah yang biasa ditempati putranya Kusairi itu,” paparnya.
Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto membenarkan ledakan yang terjadi di rumah Kusairi tersebut. Tim Polsek dan Polres Pamekasan sudah mendatangi TKP.
”Ledakan itu terjadi kisaran pukul 03.00 pagi di TKP itu,” ujarnya.
Pama dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu menerangkan, untuk penyebab ledakan masih belum diketahui pasti. Sebab, tim polsek bersama polres dibantu tim inavis Polres Pamekasan dan tim penjinak bom dari Sat Brimob Polda Jatim sebanyak lima personel.
”Hasil sementara belum diketahui penyebabnya, masih kami dalami dan lakukan penyelidikan lebih lanjut. Di TKP sudah dipasang garis police line,” terangnya. (bai/dry)
Editor : Hendriyanto