PAMEKASAN, RadarMadura.id – SMK Bina Husada dibobol maling. Hal itu diketahui usai jendela sekolah yang beralamat di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan itu rusak. Empat laptop dan satu proyektor raib.
Teknisi SMK Bina Husada Didi Renal Radityo menuturkan, belum diketahui pasti jam berapa maling membobol sekolahnya.
Namun, diduga pada malam atau dini hari. ”Yang jelas di luar jam sekolah,” katanya pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Menurut dia, maling masuk melalui jendela dengan mencongkel kaca di ruangan guru. Saat kejadian, closed circuit television yang ada di sekolah sedang tidak berfungsi alias rusak.
Baca Juga: Banyak Data Tak Sinkron, Ribuan Petani di Pamekasan Tak Terdata di E-RDKK
”Setelah menerima kabar dari penjaga sekolah, kami laporkan kasus ini ke polisi,” tambahnya.
Didit menjelaskan, penjaga sekolah pada Rabu (31/1) sedang sakit. Karena itu, dia hanya menyalakan lampu yang ada di sekolah, kemudian pulang. ”Tidak berjaga karena kurang sehat,” jelasnya.
Dia menambahkan, sebenarnya kejadian serupa pernah terjadi pada 2023. Akan tetapi, pihak sekolah enggan melaporkan kasus tersebut.
”Karena sekolah kembali dibobol maling, saya menduga pelakunya adalah orang yang sama,” ucapnya.
Didit berharap polisi mengungkap kasus pencurian tersebut. ”Sebab, peralatan yang dicuri merupakan media yang dipakai dalam proses belajar murid,” harapnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengaku sudah menerima laporan dari korban. Bahkan, dia sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
”Kami butuh waktu untuk menyelidiki kasus ini. Nanti perkembangannya kami update,” tandasnya. (di/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta