Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Stok Beras di Gudang Pamekasan Menipis, Bulog hanya Sediakan 8 Ton hingga Akhir Februari

Hera Marylia Damayanti • Senin, 29 Januari 2024 | 16:43 WIB
RAWAT: Seorang petani di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, berada di sawahnya, Sabtu (13/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
RAWAT: Seorang petani di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, berada di sawahnya, Sabtu (13/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Stok beras di Kabupaten Pamekasan paling rendah dibanding daerah lain.

Data Perum Bulog Cabang Madura menunjukkan jika stok beras untuk Kota Gerbang Salam hanya 8 ton. Stok ini diperuntukkan hingga akhir Februari.

Sementara stok dari kabupaten lain cukup tinggi. Paling banyak stok beras di Kabupaten Sampang mencapai 153 ton dan Bangkalan sebanyak 103 ton. Sementara stok untuk Kabupaten Sumenep kisaran 17 ton.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Madura Uswadi mengatakan, saat ini stok beras yang tersedia di Pamekasan 8 ton.

Dia menyadari jika stok di Pamekasan terendah di antara tiga daerah lain di Madura. Meski begitu, pihaknya meyakini stok tersebut cukup untuk kebutuhan hingga akhir Februari.

Kalaupun kurang, lanjut Uswadi, pihaknya akan meminta bantuan ke Bulog Sampang. ”Insyaallah cukup karena masih dibantu dari Sampang,” katanya.

Uswadi mengungkapkan, kebutuhan beras Bulog di masing-masing kabupaten di Madura cukup tinggi.

Karena itu, bantuan dari Sampang untuk menambah stok beras di  Pamekasan tidak bisa langsung terpenuhi.

Dia memaparkan, untuk menjaga ketersediaan stok beras pihaknya meminta kepada Kanwil Surabaya agar tetap mengirim beras.

Minimal 50 sampai 60 ton setiap minggu ke Pulau Garam agar tidak terjadi kekosongan stok beras.

”Kami antisipasi agar tidak terjadi kekosongan stok beras di Madura. Kami minta Kanwil Surabaya agar tetap mengirim beras,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam menyampaikan, stok beras terutama di Pamekasan harus tercukupi.

Dia meminta agar Pemkab Pamekasan dan Perum Bulog Cabang Madura terus memonitor di setiap pasar di Pamekasan perihal ketersediaan stok beras.

”Harus sering turun ke lapangan agar tahu apa keluhan dari masyarakat. Juga mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di bawah, terlebih perihal bahan pokok,” tukasnya. (ail/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Kanwil Surabaya #pemkab pamekasan #Menipis #stok beras #Perum Bulog Cabang Madura #turun ke lapangan #paling rendah