Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Korsleting Listrik, Si Jago Merah Jilat Tembakau Siap Kirim, Kerugian Ditaksir Rp 4 Miliar

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 27 Januari 2024 | 16:20 WIB

MUSIBAH: Petugas mengoperasikan alat berat guna mengangkut sisa tembakau  yang terselamatkan dari jilatan api di gudang Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jumat (26/1).
MUSIBAH: Petugas mengoperasikan alat berat guna mengangkut sisa tembakau yang terselamatkan dari jilatan api di gudang Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jumat (26/1).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Gudang tembakau milik Omping Hartono di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, terbakar Jumat (26/1). Kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa itu mencapai miliaran rupiah.

Penjaga Gudang Zainullah mengaku tidak tahu secara pasti penyebab dan asal muasal kebakaran yang terjadi.

Namun, pihaknya menjumpai kobaran api dan kepulan asap sekitar pukul 03.00.

Dengan begitu, pihaknya langsung menghubungi pemilik gudang Omping Hartono yang ada di Surabaya.

Tujuannya, agar segera menghubungi pemadam kebakaran. Saat terjadi kebakaran tidak ada orang di dalam gudang,” ucapnya.

Baca Juga: GMNI Pamekasan Ajak Pemuda Kawal Pemilu Damai Berkeadilan, Nadi Mulyadi: Tidak Selalu Benar kalau Gen Z Apatis  

Zainal mengaku dirinya tidak tahu jumlah tembakau yang tersimpan dalam gudang tempatnya bekerja.

Namun, sepengetahuannya, tembakau milik juragannya tersebut sudah terjual senilai Rp 4 miliar.

”Informasinya akan dikirim ke Malang Senin (28/1),” terangnya.

Kasi Ops Pengendalian Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan Zainuddin mengaku, internalnya menerima informasi kebakaran gudang tembakau sekitar pukul 03.00.

Baca Juga: Masyarakat Pamekasan Beli Benih Ikan Hanya pada Momen Tertentu, Target PAD BBI Stagnan

Kemudian 20 orang personelnya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Yaitu, dengan membawa dua armada pemadam kebakaran dan tiga unit tangki penyuplai air.

”Saat kami sampai di TKP, api sudah besar. Semua tembakau yang terbakar sudah dirajang dan terbungkus tikar,” imbuhnya.

Pemadaman yang dilakukan menemukan berbagai kendala di lapangan. Hal itu membuat api baru bisa dijinakkan satu jam setelah anggotanya melakukan pembasahan.

Dalam memadamkannya, kami kesulitan saat memisahkan antara tembakau yang masih bisa diselamatkan dengan yang sudah terbakar. Sehingga, tidak semuanya terbakar,” ujarnya.

Baca Juga: DPRKP Pamekasan Usulkan Ratusan Orang Terima Bantuan RTLH, Jadi Stimulan bagi Warga Kurang Mampu

Zainuddin mengaku belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kebakaran itu. Karena, lembaganya hanya melakukan pemadaman. Sementara yang mencari penyebab dan menghitung kerugian yaitu Polres Pamekasan.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Pamekasan Iptu Doni Setiawan mengaku sudah menindaklanjuti peristiwa kebakaran gudang tembakau tersebut.

Serta mencari tahu penyebab kebakaran gudang itu. Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan korsleting arus listrik.

”Sedangkan untuk kerugian masih dihitung oleh pemiliknya,” pungkasnya. (bai/jup)

Editor : Fatmasari Margaretta
#tembakau #Trending #kebakaran #korsleting listrik #pamekasan #TKP #terbakar #si jago merah #Gudang Tembakau