Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pj Bupati Pamekasan Masrukin Perintahkan DKPP Bagi-Bagi Bibit Cabai, Bisa Petik Sendiri untuk Kebutuhan Sehari-hari

Fatmasari Margaretta • Kamis, 25 Januari 2024 | 21:43 WIB

 

BLUSUKAN: Pj Bupati Pamekasan Masrukin menggelar operasi pasar di Pasar Kolpajung, Kelurahan Kowel, Rabu (24/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
BLUSUKAN: Pj Bupati Pamekasan Masrukin menggelar operasi pasar di Pasar Kolpajung, Kelurahan Kowel, Rabu (24/1). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah berupaya agar harga kebutuhan pokok tetap stabil sesuai dengan standar harga eceran tertinggi (HET).

Pemerintah juga ingin masyarakat tidak panik dan tetap mampu membeli kebutuhan pokok. Salah satunya dengan melakukan operasi pasar.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin melakukan operasi pasar di Pasar Kolpajung, Kelurahan Kowel, Rabu (24/1).

Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan kondisi harga komoditas pangan atau kebutuhan pokok. Beras medium kemasan 5 kilogram dijual Rp 54 ribu.

Dalam operasi pasar ini pemkab menyediakan delapan ton beras. ”Karena harga beras sudah melonjak, jadi kami hadir untuk mengurangi beban masyarakat akan kenaikan harga beras saat ini,” kata Masrukin.

Baca Juga: FOPI Sumenep Minim Peminat, Hanya Bertambah Satu Atlet Baru

Selain menjual beras, Masrukin menyempatkan diri berkomunikasi dengan para pedagang.

Dalam kegiatan itu ada kenaikan harga cabai merah besar Rp 90 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 80 ribu.

Sebab, suplai cabai besar dari luar kota terhambat panen karena perubahan musim.

Karena itu, Pemkab Pamekasan akan menstabilkan harga beberapa bahan pokok yang naik.

Masrukin mengungkapkan, untuk menyelesaikan permasalahan ini dia meminta pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan untuk membagi-bagikan bibit cabai besar kepada masyarakat.

Baca Juga: Distribusi Logistik ke TPS di Sumenep Diundur, Sesuaikan dengan Jadwal Pemberangkatan Kapal

Hal tersebut dilakukan untuk ditanam di pot-pot halaman rumah warga, sehingga kebutuhan cabai besar untuk konsumsi sehari-hari tidak perlu ke pasar.

”Jadi kalau kebutuhan sehari-hari bisa metik sendiri di pot yang sudah ada, kecuali acara-acara penting,” jelasnya.

Mantan sekretaris DPRD Pamekasan itu menjamin ketersediaan pangan selama musim tanam. Dia mengklaim, setiap Senin pemkab melakukan monitoring untuk menunjang ketersediaan bahan pokok.

”Selama tidak mengalami kelangkaan, masyarakat diimbau untuk tidak panik,” tegasnya.

Baca Juga: PPS Desa Kwanyar Barat Dinyatakan Melanggar Kode Etik, Bawaslu Bangkalan Rekomendasikan KPU Jatuhkan Sanksi

Siti Zainab, 34, warga Kelurahan Kowel mengaku terbantu dengan operasi pasar ini. Menurutnya, kenaikan harga beras membuat dia mendatangi operasi pasar ini.

”Sangat terbantu, kalau bisa setiap hari diadakan seperti ini kami mau. Iya karena uang untuk membeli yang biasanya itu tidak ada,” katanya. (ail/luq)

Editor : Fatmasari Margaretta
#beras #harga beras #bahan pokok #pamekasan #het #cabai merah besar #operasi pasar #pot #komoditas pangan