PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-59 di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Sabtu (2/12). Acara tersebut dikemas dengan jalan-jalan sehat dilanjutkan dengan santunan anak yatim dan beberapa rangkaian acara lainnya.
Dinkes Pamekasan juga meluncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menjadi salah satu program turunan transformasi kesehatan. ”Apabila selama ini pelayanan kesehatan itu terpisah-pisah, maka sekarang harapannya layanan itu bisa disatukan,” jelas Kepala Dinkes Pamekasan Saifuddin.
Saifuddin mengungkapkan, bentuk layanan ILP ini menjadi empat klaster, yakni klaster ibu hamil dan bayi, remaja, dewasa, dan lansia. Pemantauan dilakukan di satu tempat tersebut. Ada 144 diagnosis yang harus tuntas di pelayanan primer. Sehingga, puskesmas, klinik, dokter tugasnya menyelesaikan 144 kasus itu dan pasien tidak boleh dirujuk.
”Kalau dirujuk, berarti ada hal-hal yang tidak mampu. Semoga kita di tahun depan bisa sukses dalam menerapkan ini,” harapnya. (ail/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti