Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Seleksi Kawedanan Pamekasan Tunggu Kepastian Jumlah Pengerap

Berta Shang • Senin, 7 Agustus 2023 | 16:46 WIB
MEMACU: Joki memacu sepasang sapi menuju garis finis pada lomba karapan sapi Bupati Cup Minggu (6/8). (ALDIANSYAH UNTUK JPRM)
MEMACU: Joki memacu sepasang sapi menuju garis finis pada lomba karapan sapi Bupati Cup Minggu (6/8). (ALDIANSYAH UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jadwal pelaksanaan seleksi tingkat kawedanan sapi di Pamekasan belum final. Sebab, Persatuan Olahraga Tradisional Karapan Sapi (Pesta Lesap) Pamekasan masih melihat kemungkinan jumlah peserta.

Ketua Pesta Lesap Fakhror Rozi menyatakan, jika akumulasi dari tiga kawedanan lebih dari 50, seleksi akan dilaksanakan. Namun, jika jumlahnya tidak sampai 50, akan langsung digelar seleksi tingkat kabupaten.

”Ini sudah kesepakatan tokoh pengerap. Hingga sekarang, kami belum mengelurkan jadwal. Kami masih harus melihat dulu berapa kira-kira jumlah peserta dari tiga kawedanan,” katanya kepada JPRM melalui sambungan telepon, Sabtu (5/8).

Pihaknya menegaskan, sistem seperti itu tidak hanya terjadi di Pamekasan. Di Sumenep pun sama. Bahkan, nyaris beberapa tahun terakhir yang terlaksana hanya seleksi kabupaten.

Sistem seleksi seperti ini dinilai cukup efektif. Tidak hanya dalam efisiensi waktu, tapi juga biaya. ”Apalagi, kabarnya kan pemerintah tidak menganggarkan pelaksanaan kawedanan. Jadi, kami biaya sendiri,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat kepala Desa Nyalabu, Kecamatan Pamekasan, itu menegaskan, sepekan lagi pihaknya akan membuat keputusan. Apakah seleksi kawedanan itu akan dilaksanakan atau tidak. ”Yang jelas, wakil kami di Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden 2023 akan tetap ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Kusairi menyatakan, tidak ada anggaran khusus dari pemerintah terkait seleksi karapan sapi. Sebab, anggarannya terbatas.

Namun, pihaknya akan tetap memberikan support demi kelancaran tradisi karapan sapi di Pamekasan. Misalnya, mencarikan sponsor dan lain-lain. ”Kami pastikan tetap hadir membantu mereka. Yang jelas, support kami tidak berubah,” tandasnya. (di/han)

Editor : Berta SL Danafia
#kecamatan #sumenep #pamekasan #kebudayaan #Disporapar #karapan sapi #kabupaten #pariwisata #Kawedanan #olahraga