PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan dituntut bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan wisatawan di lokasi wisata. Salah satunya di Pantai Jumiang. Sejumlah wahana di tempat wisata tersebut masih dikeluhkan pengunjung.
Seorang pengunjung asal Bluto, Sumenep, Ahmad Aqil Taufiq mengatakan, destinasi wisata di Desa Tanjung tersebut kurang terpelihara. Menurut dia, banyak wahana dan spot selfie yang tidak terpelihara. ”Penataan warung di lokasi wisata merusak pemandangan. Seharusnya ditata dengan baik,” terang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura itu.
Kabid Pariwisata Disparbud Pamekasan Halifaturrahman mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengembangkan destinasi wisata di bawah naungannya. Terutama untuk 2019 ini.
Pembangunan di destinasi wisata Pantai Jumiang tersebut meliputi tangga landmark, taman bermain anak, dan food court. Anggaran yang dikucurkan Rp 350 juta. ”Sedang dilaksanakan itu semua,” terangnya.
Pembangunan tersebut untuk menunjang jumlah pengunjung. Sebab, selama ini memang pembangunan untuk Pantai Jumiang belum maksimal. Semua kegiatan ditarget selesai tahun ini. (c2)
Editor : Abdul Basri